Pengunjung Air Terjun Guyangan Tembus Sembilan Ribu Hanya Dalam Waktu Singkat

KRUCIL, Radar Bromo – Wisata air terjun Jaran Goyang yang berada di Desa Guyangan, kerap menjadi jujukan wisatawan, beberapa bulan belakangan. Panorama indah serta suasana nyaman yang disajikan menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung. Selama bulan September hingga akhir tahun 2019, tercatat sekitar 9 ribu pengunjung datang berwisata.

Dengan potensi yang ada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo menjadikan wisata air terjun Jaran Goyang menjadi prioritas pengembangan wisata di tahun 2020. Sejumlah infrastruktur juga sudah dibangun di sana.

Rencana pengembangan itu diungkapkan Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto. Dia menyebut, pengembangan wisata akan dilanjutkan dengan membangun sarana dan prasarana pendukung kenyamanan destinasi wisata.

“Air terjun Jaran Goyang akan terus dikembangkan. Kami pantau ada lonjakan pengunjung cukup drastis sejak empat bulan belakangan. Kami prioritaskan pengembangan destinasi agar lebih menarik,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, pihaknya berencana menambah sarana dan prasarana pendukung yang dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung. Tak hanya itu, pemkab juga akan melakukan pemantapan pengelolaan terhadap potensi wisata.

“Tahun lalu kami sudah bangun jembatan, pendapa, dan gazebo. Tahun ini kami rencanakan membangun sarana pelengkap lainnya seperti toilet dan musala, serta akan kami mantapkan pengelolaannya,” katanya.

Saat ini destinasi wisata masih dikelola oleh Pemerintah Desa Guyangan dengan merangkul warga dan pemuda desa. Upaya ini dilakukan agar warga dan pemuda dapat ikut berkontribusi agar destinasi wisata semakin dikenal dan berkembang. Adanya pengembangan wisata juga menumbuhkan mata pencaharian baru bagi warga dan pemuda sekitar Desa Guyangan.

“Saat ini warga dan pemuda dilibatkan agar ikut berperan serta dalam pengembangan wisata. Pemkab juga terus berupaya mengembangkan dan mempublikasi destinasi wisata ini agar lebih dikenal, sehingga menjadi wisata penunjang wisata yang sudah ada yakni Gunung Bromo. Destinasi wisata berkembang tentunya kesejahteraan warga juga akan terangkat,” jelasnya. (ar/fun)