Jumlah TPS saat Pilwali Pasuruan Diproyeksi Bertambah

PURWOREJO, Radar Bromo – KPU Kota Pasuruan mulai menyiapkan beberapa kebutuhan untuk Pilwali yang digelar September mendatang. Salah satunya dengan memetakan tempat pemungutan suara (TPS). Hasilnya, diperkirakan TPS akan bertambah.

Komisioner KPU Kota Pasuruan Mokhammad Zahid mengatakan, pemetaan TPS itu memang telah dilakukan. Tetapi, pihaknya baru sebatas merencanakan lokasi tempat mendirikan TPS saat pemungutan suara.

“Masih dalam perencanaan. Dari hasil pemetaan direncanakan ada 330 TPS,” ungkap Zahid, kemarin (10/1).

Jumlah TPS yang dipetakan itu lebih banyak dibandingkan saat Pilgub 2018. TPS yang ditetapkan KPU saat Pilgub 2018 sebanyak 310.

Sedangkan pada Pemilu 2019, jumlah TPS sebanyak 625.

Kebutuhan TPS pada Pemilu 2019 memang lebih banyak. Sebab, saat itu jumlah pemilih di setiap TPS dibatasi hanya sekitar 300 orang.

Sementara penambahan TPS yang direncanakan KPU saat ini, kata Zahid, dikarenakan beberapa faktor. Itulah yang membuat KPU memproyeksikan tambahan TPS pada Pilwali.

“Pemetaan itu juga dilakukan berdasarkan kondisi saat ini. Seperti peningkatan jumlah penduduk atau pemilih, keluar-masuknya pemilih, serta akses jangkauan bagi pemilih itu sendiri,” bebernya.

Ia sendiri belum merinci sebaran TPS yang ada di 34 kelurahan di Kota Pasuruan. Pasalnya, KPU belum menetapkan secara resmi.

“Jadi, masih belum ditetapkan karena 330 TPS itu baru perencanaan. Nanti akan ada beberapa tahapan lagi sebelum penetapan,” ujarnya. (tom/hn/fun)