Pencuri Motor yang Dimassa di Perumahan Pesona Candi Berasal Dari Puspo, Terancam Pasal Ini

PURWOREJO– Pelaku pencurian motor milik Siti Rohmah, 43, harus babak belur lantaran dihakimi massa. Pelaku yang diketahui bernama Soleh, 26, bahkan harus dirawat di rumah sakit. Pemuda asal Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, itu kini harus berurusan dengan hukum.

Informasi yang dihimpun media ini, pelaku pencurian motor itu berjumlah dua orang. Mereka mengintai motor korban sekitar pukul 13.45. Soleh bertindak sebagai eksekutor. Ia merusak rumah kunci motor korban dengan menggunakan kunci T.

Setelah berhasil menyalakan mesin motor korban, pelaku langsung kabur melintasi Jalan Sekarsono 2. Saat itu, pelaku mengendarai motor curian itu dengan kecepatan tinggi.

Hal itu membuat Poniman, 35, yang merupakan salah satu sekuriti di kawasan perumahan setempat, curiga. Ia lalu mengejar pelaku. Sialnya, pelaku juga tak bisa kabur leluasa. Sebab, portal di kawasan perumahan itu tertutup. Mendapati dirinya terancam, pelaku meninggalkan motor korban.

Pelaku kemudian memilih kabur dengan berlari ke arah barat, sekitar 300 meter dari TKP pencurian. Gelagat pelaku kian membuat warga curiga. Dalam sekejap, puluhan warga berkumpul untuk mengejar pelaku. Soleh akhirnya tertangkap di selatan simpang empat Ketepeng.

Tak hanya meringkus pelakunya, warga juga memuntahkan amarah dengan cara menghajar pelaku. Sebagian di antaranya memukuli pelaku menggunakan tangan kosong. Sedangkan yang lainnya juga membawa kayu dan melempari terduga dengan batu.

Tak kuasa menahan pukulan, pelaku pun tersungkur. Darah segar mengucur dari bagian hidung dan kepala bagian belakang. Beruntung, nyawanya selamat setelah aparat kepolisian datang ke lokasi. Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota akhirnya membawa pelaku ke RSUD dr R Soedarsono untuk menjalani perawatan medis.

“Motor korban yang dicuri pelaku sudah kami amankan. Disertai juga dengan kunci T yang digunakan pelaku untuk melakukan tindak pencurian ini,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso.

Ia menyebutkan, pihaknya masih mendalami kasus itu. Sejauh ini, polisi belum bisa menggali keterangan dari pelaku lantaran kondisinya masih belum cukup pulih. Termasuk keterlibatan pelaku lain dalam aksi tersebut. Soleh terancam kurungan penjara 7 tahun karena melanggar pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian.

“Nanti kami juga akan mengorek keterangan pelaku. Termasuk juga para saksi untuk menyelidiki pelaku yang berhasil kabur,” ujar Slamet. (tom/fun)