Perkaranya Disidang, Kades Jabung Candi Didakwa Menyalahgunakan Wewenang

SURABAYA, Radar Bromo – Kasus penyalahgunaan wewenang yang menjerat Kepala Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Ahmad Haris mulai memasuki persidangan. Senin (9/12), terdakwa disidang untuk kali pertama di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Sidang tersebut dilakukan mulai sekitar pukul 11.00. Terdakwa datang menggunakan baju putih dan celana hitam serta berkopiah. Dalam persidangan yang diketuai oleh Rohmad, itu terdakwa hadir bersama kuasa hukumnya, Mustadji.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dilakukan begitu singkat. Setelah dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) usai, usai pula persidangan kali pertama ini.

Sebelum usai, seperti biasa majelis hakim menanyakan kepada terdakwa apakah akan melakukan esepsi. Namun, terdakwa menyatakan tidak melakukan esepsi.

Kuasa Hukum Terdakwa Mustadji mengatakan, pihaknya tidak mengambil esepsi lantaran ingin mempercepat sidang. Sehingga, nantinya untuk pembelaan terhadap kliennya ada pada pemeriksaan saksi. “Kami tidak mengambil esepsi untuk mempercepat sidang,” ujarnya.

Di sisi lain, Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Novan Basuki mengatakan, terdakwa didakwa melakukan tipikor. Yakni, dengan melakukan pungutan atau pemerasan dalam jabatan. “Terdakwa melakukan pemerasan dan melakukan penyalahgunaan wewenang atau jabatan,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu diatur dalam pasal 12 huruf e UU RI Nomor 20/2001 subsider pasal 11 atau pasal 12 A UU Nomor 20/2001 sebagai Perubahan UU Nomor 31/1999 tentang Pemberatasan juncto pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Pasal yang kami jeratkan itu. Tentunya ini masih sidang pertama dan akan berlanjut nanti pada pemeriksaan saksi. Kami pada sidang lanjutan akan menghadirkan empat orang saksi,” ujarnya. (sid/rud/fun)