Ngejar Sahur, Mobil Pajero Wakil Ketua PCNU Masuk Parit di Tol Gempas

MUSIBAH: Mobil Mitsubishi Pajero yang dikemudikan Moh. Nailur Rohman, masuk ke dalam parit di tol Gempol-Pasuruan di Sidowayah, Beji, Senin (9/9) dini hari. (Foto: PJR Polda for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BEJI, Radar Bromo – Petaka menimpa Moh. Nailur Rohman, 31, warga Krampyangan, Kota Pasuruan Senin dini hari (9/9). Lelaki yang akrab disapa Gus Amma itu harus dilarikan ke rumah sakit, setelah mengalami kecelakaan di jalan tol Gempol-Pasuruan, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji.

Insiden itu menimpa Gus Amma saat dalam perjalanan pulang, sekitar pukul 03.30. Informasinya, dini hari itu Gus Amma baru saja mengikuti kegiatan Pendidikan Kader Penggerak NU (PKNU) tingkat lanjutan di Magetan.

Gus Amma pulang dengan mengendarai Pajero Sport nopol N 1014 WA. Ia tidak sendirian. Melainkan bersama H. Son Haji Aziz, 49, asal Talang, Madura.

Cucu dari KH Abdul Hamid itu melajukan kendaraannya dengan kecepatan kencang, sekitar 160 km perjam dari arah Surabaya. Ia memilih untuk memacu kendaraannya, untuk bisa bersantap sahur di rumah. Semula, memang tidak ada masalah saat melintas di jalan tol Gempas.

Namun, petaka tak diharapkan terjadi saat berada di KM 780+200, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji. Diduga kelelahan dan mengantuk, Gus Amak kehilangan keseimbangan saat mengemudikan kendaraannya.

Mobil yang dikemudikannya pun mendadak oleng ke kiri. Hingga akhirnya keluar jalur dan menabrak pembatas jalan tol sebelah kiri. Mobil pun masuk parit dan berhenti.

“Korban melaju dengan kecepatan kencang. Sampai di lokasi, ia hilang kendali dan akhirnya terjadilah kecelakaan,” kata AKP Lamuji, kanit Jatim 3 PJR.

Akibat kecelakaan itu, Gus Amma yang merupakan Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan, harus dilarikan ke RSUD Bangil. Korban mengalami luka di dahinya. Sementara Son Haji Aziz menderita patah tulang di lengan kanan.

“Kedua korban dibawa ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan,” pungkas Lamuji. (one/fun)