alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Kemendikbud Rencana Naikkan Tunjangan Kasek dan Pengawas

KRAKSAAN, Radar Bromo – Adanya 30 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Probolinggo tidak memiliki kepala sekolah definitif, menjadi perhatian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Itu lantaran, banyak guru yang tidak minat untuk menjadi kepala sekolah.

Alasannya, karena tunjangan kepala sekolah yang setara guru. Namun, tanggung jawab yang dibebankan besar. Nah, permasalahan itu sampai pada Kemendikbud.

Melalui Ferry Yularino, Kasubdit Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi di Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Kemendikbud mengatakan, permasalahan kurang minatnya guru menjadi kepala sekolah bukan hanya terjadi di Probolinggo. Melainkan hampir di berbagai daerah.

“Ini sudah kami dengar. Hampir setiap daerah kasusnya sama,” ujarnya saat kunjungan program INOVASI di SDN Sukodadi 1, Kecamatan Paiton, Rabu (7/8) lalu.

Karenanya, pihaknya saat ini memikirkan bagaimana meningkatkan kesejahteraan kepala sekolah dan pengawas. Menurutnya, yang menentukan kualitas pendidikan kedepan adalah dua posisi tersebut. Sehingga sudah sepatutnya kesejahteraan mereka harus diperhatiak.

“Memang saya dengar banyak guru kurang berminat menjadi kepala sekolah. Itu karena merasa bebannya besar tunjangannya, sama dengan guru. Sementara gurunya fleksibilitas waktu. Kalau kepala sekolah, pekerjaan administrasinya menyita waktu. Jadi, banyak guru yang kurang berminat sekarang ini,” ungkapnya.

Kedepan, Kemendikbud berencana meningkatkan tunjungan kepala sekolah dan pengawas. Rencananya, untuk kepala sekolah jika sebelumnya satu kali gaji, maka akan ditambahkan lagi setengah gaji. Sedangkan untuk pengawas, akan ditambahkan dua kali gaji.

“Ke depan, pemerintah mau mengusahakan untuk meningkatkan tunjangan kepala sekolah dan pengawas. Harapannya, guru tertarik untuk menjadi pengawas dan kepala sekolah,” ungkapnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Motor Dicuri di Halaman Minimarket di Pohjentrek

Diduga, komplotan pelaku beraksi dengan modus menukarkan uang di kasir.

Mau Rujakan, Motor Warga Banyuanyar Raib saat Ditinggal Ambil Mangga

­Aksi pencurian motor semakin merajalela. Setelah terjadi di Leces beberapa waktu lalu, aksi pencurian motor bergeser ke Kecamatan Banyuanyar.

Mobil Brio Tertabrak Sri Tanjung, Sopirnya asal Muneng Selamat

Mega Ratu, 27, lolos dari maut. Betapa tidak, warnita asal Desa Muneng itu, masih bisa selamat, walau mobilnya tertabrak kereta api di perlintasan Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Profesional, Kolaborasi-Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Lokal

Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan. Bahkan, berkembang dengan sejumlah inovasi.

Rem Blong, Truk Nyemplung Parit-Sasak Pagar Pabrik di Pandaan

Gara-gara remb blong, sebuah truk boks bernopol L 8466 UX hilang kendali di jalan Malang-Surabaya