Makan Korban, Warga Tancapkan Pohon Pisang di Jalan Raya Jorongan

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di Jalan Raya Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Warga yang geram, menancapkan pohon pisang di jalan berlubang ini. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

Related Post

LECES, Radar Bromo – Rusaknya jalan raya di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, akhirnya membuat warga geram. Sebab, jalan berlubang itu telah “makan” korban. Karenanya, sejumlah warga menancapkan batang pisang di tengah jalan raya yang berlubang.

Warga menilai, jalan berlubang yang ada di atas jembatan itu cukup membahayakan. Apalagi, sudah ada pengendara motor yang terpental dan terjatuh. Syukur, pengendara motor itu tidak sampai mengalami luka serius.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, batang pisang dengan ketinggian sekitar 1,5 meter itu ditancapkan tepat di lubang jalan raya di Desa Jorongan. Batang pisang ini berdiri tengah jalan sejak Minggu (8/3) sore. Bahkan, sempat ramai dan viral di media sosial.

“Warga yang tanam pohon pisang ke lubang jalan itu. Supaya ada perhatian segera diperbaiki. Sebab, sudah ada pengendara motor yang terjatuh. Khawatir ada korban lain. Apalagi saat malam hari, lebih rawan,” ujar Kepala Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Masyumi.

Penilik Jalan Raya Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Wilayah Probolinggo Taufik Andriyadi mengatakan, jalan berlubang di Jalan Raya Jorongan, kondisinya tidak terlalu besar. Hanya saja, sempat ramai karena ditanam pohon pisang dan diunggah ke media sosial oleh warga.

“Tetap akan kami tindak lanjuti dan perhatikan. Rencananya akan kami perbaiki besok (hari ini). Karena hari ini (kemarin) masih fokus menyelesaikan pemeliharaan rutin di Jalan Raya Wiroborang sampai batas kota,” ujarnya. (mas/rud)