alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

DD 270 Desa di Kab Probolinggo Sudah Cair, Sisanya Masih Tunggu Ini

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sebanyak 270 desa di Kabupaten Probolinggo sudah dicairkan dana desa (DD)-nya. Ke-270 desa tersebut, sebelumnya sudah diajukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) karena telah melengkapi APBDes-nya.

Kepala Bidang Penataan Pemerintahan Desa PMD Bambang Susmoko mengatakan, pencairan DD tahap pertama pada gelombang pertama. “Desa-desa ini adalah desa yang terlebih dulu menyelesaikan penetapan APBDes,” katanya. Sehingga, desa-desa tersebut bisa melakukan pengerjaan program pembangunan desa.

Dari sekitar 270 yang diajukan, semuanya telah dicairkan. Tidak ada yang ditolak dalam pengajuan tersebut. Itu, karena syarat yang diberikan guna pengajuan tahap pertama telah diselesaikan.

“Tidak ada kendala sama sekali. Semuanya cair dan sudah bisa melakukan programnya pada tahap pertama ini,” terang lelaki yang akrab disapa Bambang tersebut.

Untuk gelombang kedua, Dinas PMD juga telah mengajukan. Pengajuan bergelombang tersebut karena pada saat pengajuan pertama masih ada desa yang belum melakukan penetapan APBDes. Karena itu, kemudian dilakukan pengajuan bergelombang.

“Ini (gelombang kedua, Red) yang penetapannya belakangan. Jadi kami ajukan belakangan. Untuk yang diajukan belakangan ini ada sekitar 55 desa,” tandasnya.

Pihaknya sendiri belum bisa memastikan kapan akan dicairkan oleh Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Bondowoso. Pasalnya, untuk tahun ini pencairam tidak lagi melalui rekening daerah. Tetapi, langsung kepada rekening desa.

“Belum tahu kapan dicairkan. Semoga saja segera cair agar desa-desa itu segera bisa melakukan pembangunan,” tandasnya. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sebanyak 270 desa di Kabupaten Probolinggo sudah dicairkan dana desa (DD)-nya. Ke-270 desa tersebut, sebelumnya sudah diajukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) karena telah melengkapi APBDes-nya.

Kepala Bidang Penataan Pemerintahan Desa PMD Bambang Susmoko mengatakan, pencairan DD tahap pertama pada gelombang pertama. “Desa-desa ini adalah desa yang terlebih dulu menyelesaikan penetapan APBDes,” katanya. Sehingga, desa-desa tersebut bisa melakukan pengerjaan program pembangunan desa.

Dari sekitar 270 yang diajukan, semuanya telah dicairkan. Tidak ada yang ditolak dalam pengajuan tersebut. Itu, karena syarat yang diberikan guna pengajuan tahap pertama telah diselesaikan.

“Tidak ada kendala sama sekali. Semuanya cair dan sudah bisa melakukan programnya pada tahap pertama ini,” terang lelaki yang akrab disapa Bambang tersebut.

Untuk gelombang kedua, Dinas PMD juga telah mengajukan. Pengajuan bergelombang tersebut karena pada saat pengajuan pertama masih ada desa yang belum melakukan penetapan APBDes. Karena itu, kemudian dilakukan pengajuan bergelombang.

“Ini (gelombang kedua, Red) yang penetapannya belakangan. Jadi kami ajukan belakangan. Untuk yang diajukan belakangan ini ada sekitar 55 desa,” tandasnya.

Pihaknya sendiri belum bisa memastikan kapan akan dicairkan oleh Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Bondowoso. Pasalnya, untuk tahun ini pencairam tidak lagi melalui rekening daerah. Tetapi, langsung kepada rekening desa.

“Belum tahu kapan dicairkan. Semoga saja segera cair agar desa-desa itu segera bisa melakukan pembangunan,” tandasnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/