Telan Rp 2 Miliar, Jalur Pedestrian di Jalan dr Wahidin Malah Jadi Tempat Parkir

PASURUAN, Radar Bromo – Kota Pasuruan kini memiliki jalur pedestrian yang cukup representatif. Letaknya di Jalan Wahidin Sudirohusodo. Sebagian trotoar di kawasan itu telah disulap menjadi lebih ramah bagi pejalan kaki. Sayangnya, jalur tersebut ternyata justru dijadikan tempat parkir kendaraan.

Pembangunannya telah dilakukan tahun lalu. Untuk merealisasikannya, Pemkot setempat telah mengeluarkan biaya sekitar Rp 2 miliar. Dana itu dikucurkan dari APBD 2019. Jalur pedestrian yang dibangun itu sekitar 210 meter. Mulai dari simpang tiga Slagah ke selatan.

Berbeda dengan trotoar pada umumnya. Jalur pedestrian itu dibuat lebih lebar. Sehingga pejalan kaki dapat lebih leluasa. Tak hanya itu, di sepanjang jalur juga dilengkapi dengan lampu dan bangku taman.

“Ada 11 unit lampu dan 17 bangku taman di sana. Harapannya juga bisa menjadi tempat bersantai bagi pejalan kaki,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto.

Sayangnya, tak semua masyarakat sadar akan fungsi jalur pedestrian. Akung sendiri mengakui hal itu. Seperti pantauan Jawa Pos Radar Bromo Kamis (9/1). Beberapa kendaraan roda empat justru terparkir di jalur pedestrian itu.

“Kami juga pernah mendapati ada mobil parkir. Sudah kami ingatkan, tapi setelah itu balik lagi. Sedangkan petugas kami juga terbatas untuk memantau dan menegur pemilik kendaraan yang parkir itu,” bebernya.

Pihaknya berharap masyarakat bisa lebih sadar akan fungsi jalur pedestrian. Ia menilai keberadaan kendaraan yang sengaja diparkir di jalur pedestrian akan sangat mengganggu pejalan kaki yang melintas.

“Padahal area itu dibangun untuk melindungi hak pejalan kaki dari kendaraan-kendaraan yang melintas di jalan utama,” pungkasnya. (tom/fun)