Sita Ratusan Butir Pil dari Tangan Residivis asal Maron

PAJARAKAN, Radar Bromo – Edi Dores, 41, warga Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo tak kapok merasakan dinginnya jeruji besi. Residivis spesialis pil koplo itu, Rabu (8/1) lalu kembali diamankan Satreskoba Polres Probolinggo dengan kasus yang sama.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radat Bromo, Edi Dores diamankan sekitar pukul 16.30. Pelaku diamankan di rumahnya sendiri. Tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke mapolres untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kasatreskoba Polres Probolinggo Iptu Sujilan mengatakan, penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat. Mereka mengaku resah dan mencurigai aktivitas Edi Dores, yang berstatus residivis. Sebab ada kabar, Edi Dores masih menjual pil sediaan farmasi tanpa izin.

BANYAK: Pil dan uang yang diamankan dari Edi Dores. (Foto Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Mendapatkan informasi seperti itu, Satreskoba langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Benar saja, saat diselidiki, pelaku masih melakukan aktivitas lamanya.

“Bedasarkan penyelidikan yang kami lakukan, kemudian berujung penangkapan. Pelaku kami amankan dan langsung kami bawa,” katanya.

Menurut pria yang pernah bertugas di Mapolres Jember itu, selain berhasil mengamankan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya yaitu 1 plastik bening berisi 381 butir, 1 plastik bening berisi 83 butir, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 464 butir pil putih jenis trihexyphenidyl, 1 buah kaleng plastik warna putih, 7 buah plastik kosong bekas bungkus pil dan uang tunai sebesar Rp. 23.000.

“Karena perbuatannya pelaku kami jerat pasal 197 sub pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” ungkapnya. (sid/fun)