Polisi Baru Tetapkan Satu Tersangka atas Insiden Kecelakaan Maut di Sentul

PURWODADI, Radar Bromo – Kecelakaan maut yang merenggut tujuh nyawa dan membuat sembilan orang terluka di Jalan Nasional, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, di akhir tahun kemarin terus diproses. Kamis (9/1), Satlantas Polres Pasuruan menyatakan tersangkanya masih satu orang.

Diketahui, kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan sekaligus ini terjadi pada Minggu, 22 Desember 2019. Di antaranya, ada satu truk trailer bermuatan ekskavator, tiga unit sepeda motor, dan satu unit mobil.

Saat itu, truk trailer bermuatan alat berat itu dalam perjalanan dari Singosari menuju Mojosari, Mojokerto dan melintas ruas Jalan Nasional Jurusan Malang-Surabaya. Di tengah perjalanan, pasca flyover Lawang, remnya error. Posisi jalan yang menurun, membuat truk semakin tak terkendali. Sehingga, terjadilah laka maut ini.

Sehari setelah kejadian, Satlantas Polres Pasuruan resmi menetapkan Slamet Zuhdi, 48, sopir truk trailer sebagai tersangka. Warga Desa/Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, itu dinilai lalai hingga menyebabkan kecelakaan.

“Tersangkanya masih satu orang. Tambahan lain, selain sopir trailer sejauh ini masih belum ada,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim.

Bayu mengaku, pihaknya sudah memeriksa pemilik truk trailer dan alat berat yang diangkut tersangka. Menurutnya, pemilik truk dan pemilik ekskavaor itu orang yang berbeda. Namun, mereka sama-sama warga Kecamatan Mojosari, Kecamatan Mojokerto. Kedua orang tersebut sejauh ini statusnya masih sama-sama sebagai saksi.

“Pemilik trailer dan alat berat beda orang. Status keduanya masih sebagai saksi. Kami fokus terus untuk lidiknya. Jika ada tambahan tersangka lagi, pasti kami kabari,” ujarnya. (zal/fun)