alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

Dewan Banyak Soroti Pelayanan RSUD dr R Soedarsono saat Sidak

PURWOREJO, Radar Bromo – Standar Pelayanan Minimal (SPM) di RSUD dr R Soedarsono mendapat sorotan dari DPRD Kota Pasuruan. Komisi 1 meminta pelayanan yang dilakukan rumah sakit pelat merah itu benar-benar maksimal.

Kamis (9/1), sejumlah anggota Komisi 1 memonitoring beberapa aspek pelayanan yang berjalan di rumah sakit. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi catatan dewan. Antara lain pembacaan radiologi, antrean obat, dan pelayanan tindakan operasi.

“Pembacaan radiologi di luar jam kerja semestinya tetap berjalan efektif. Hanya tinggal mengatur jadwal dan pola kerjanya saja,” kata Anggota Komisi 1 Tutur Anjar Jiwandono.

Menurut dia, pembacaan radiologi selama ini seringkali terkendala oleh jam kerja. Terutama ketika pembacaan radiologi dilakukan di luar jam kerja atau malam hari. Sehingga harus menunggu diagnosa dokter, paling cepat keesokan harinya.

“Memang selama ini ada kendala karena hasil pembacaan radiologi itu belum bisa terkoneksi dengan ponsel dokter. Namun tahun kemarin sudah alat untuk menunjang hal ini,” ujar Humas RSUD dr R Soedarsono Dya Lucyana.

Sementara Aris Ubaidillah Anggota Komisi 1 lainnya, menanyakan pelayanan obat pasien yang terkesan kurang efisien. Sehingga mengakibatkan waktu tunggu yang lama. Hal itu dikarenakan tidak adanya integrasi antara obat-obatan yang ditanggung BPJS.

“Menjadi lama karena apotek menyesuaikan lagi obat-obatan yang ditanggung BPJS,” terang Politisi PPP itu.

Pihaknya menyarankan agar rumah sakit bisa mengupayakan mekanisme pelayanan obat tersebut. Sehingga kebutuhan obat pasien bisa langsung disiapkan pihak rumah sakit di apotek. “Keluarga pasien ke apotek tinggal mengambilnya, tidak perlu menunggu antrean yang lama,” bebernya.

Menanggapi hal itu, Lucy juga menyampaikan jika saat ini rumah sakit sudah memiliki sistem informasi manajemen. Namun memang belum terintegrasi dengan data obat-obatan yang ditanggung BPJS.

“Ke depan akan kami upayakan untuk menambah fitur tersebut dalam sistem informasi manajemen yang sudah ada sekarang. Sehingga saling terkoneksi dengan sistemnya BPJS,” jelasnya. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PWI Probolinggo Bangkit setelah 10 Tahun Vakum  

General Manager Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti, terpilih sebagai ketua PWI Probolinggo Persiapan.

Penuhi Syarat, JMSI Serahkan Berkas Pendaftaran ke Dewan Pers

Dideklarasikan 8 Februari 2020, dalam waktu singkat JMSI dapat memenuhi persyaratan menjadi konstituen Dewan Pers.

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.