alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Rekomendasi Gubernur Jatim Belum Turun, Pelantikan Sekda Ditunda

KEDOPOK, Radar Bromo – Jumat (8/11) sejatinya digelar pelantikan Sekda Kota Probolinggo. Hanya saja pelantikan tersebut terpaksa ditunda oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo. Rencana pelantikan ini ditunda karena rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur masih belum turun.

“Sampai saat ini (8/11, Red) surat rekomendasi dari Gubernur belum turun. Jadi, pelantikan sekda masih tertunda menunggu rekomendasi Gubernur,” ujar Rachmadeta Antariksa, Kepala BKPSDM Kota Probolinggo.

Deta –sapaan rachmadeta Antariksa belum bisa memastikan kapan rekomendasi akan turun. Jika mengikuti jadwal yang telah disusun seharusnya pelantikan dilakukan kemarin. “Sekarang ini tahapannya tinggal menunggu rekomendasi saja. Ini sudah tahap akhir,” jelasnya.

Proses seleksi sekda telah berjalan sejak bulan September 2019. Saat tahapan pendaftaran ada 15 kepala OPD yang mendaftar namun setelah melalui seleksi administrasi hanya menyisakan 10 nama yang lolos untuk tahapan assessment.

Sepuluh nama tersebut antara lain Aman Suryaman (Kadiskominfo), drg Ninik Ira Wibawati (Kadinkes), Rey Suwigtyo (Kepala Bappeda Litbang), Tutang Heru Aribowo (Kadisbudpar), Budiono wirawan (Asisten Administrasi Umum), Agus Efendi (Kasatpol PP), Teguh Bagus Sujawanto (kepala bakesbangpol), Sudiman (kepala Dinas Perikanan), Sumadi (Kadishub), dan Sukam (Kepala DP3KB).

Setelah tahapan assasment dan uji gagasan dihadapan tim pansel, maka terpilih 3 nama terbaik untuk dipilih Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin untuk mengisi posisi jabatan Sekda definitif. Tiga nama tersebut antara lain drg Ninik Ira Wibawati yang saat ini menjabat sebagai kepala Dinas Kesehatan; Budiono Wirawan yang saat ini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum dan Sudiman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo. (put/fun)

KEDOPOK, Radar Bromo – Jumat (8/11) sejatinya digelar pelantikan Sekda Kota Probolinggo. Hanya saja pelantikan tersebut terpaksa ditunda oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo. Rencana pelantikan ini ditunda karena rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur masih belum turun.

“Sampai saat ini (8/11, Red) surat rekomendasi dari Gubernur belum turun. Jadi, pelantikan sekda masih tertunda menunggu rekomendasi Gubernur,” ujar Rachmadeta Antariksa, Kepala BKPSDM Kota Probolinggo.

Deta –sapaan rachmadeta Antariksa belum bisa memastikan kapan rekomendasi akan turun. Jika mengikuti jadwal yang telah disusun seharusnya pelantikan dilakukan kemarin. “Sekarang ini tahapannya tinggal menunggu rekomendasi saja. Ini sudah tahap akhir,” jelasnya.

Proses seleksi sekda telah berjalan sejak bulan September 2019. Saat tahapan pendaftaran ada 15 kepala OPD yang mendaftar namun setelah melalui seleksi administrasi hanya menyisakan 10 nama yang lolos untuk tahapan assessment.

Sepuluh nama tersebut antara lain Aman Suryaman (Kadiskominfo), drg Ninik Ira Wibawati (Kadinkes), Rey Suwigtyo (Kepala Bappeda Litbang), Tutang Heru Aribowo (Kadisbudpar), Budiono wirawan (Asisten Administrasi Umum), Agus Efendi (Kasatpol PP), Teguh Bagus Sujawanto (kepala bakesbangpol), Sudiman (kepala Dinas Perikanan), Sumadi (Kadishub), dan Sukam (Kepala DP3KB).

Setelah tahapan assasment dan uji gagasan dihadapan tim pansel, maka terpilih 3 nama terbaik untuk dipilih Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin untuk mengisi posisi jabatan Sekda definitif. Tiga nama tersebut antara lain drg Ninik Ira Wibawati yang saat ini menjabat sebagai kepala Dinas Kesehatan; Budiono Wirawan yang saat ini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum dan Sudiman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo. (put/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/