Sterilisasi Total, IGD RSUD Tongas Tutup 3 Hari

TONGAS, Radar Bromo – Pelayanan di IGD RSUD Tongas ditutup sementara selama tiga hari. Pemkab Probolinggo menyebut, penutupan bukan karena adanya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19. Tetapi, sebagai upaya istirahat dan sterilisasi ruang pelayanan IGD RSUD setempat.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Veronica membenarkan penutupan pelayanan IGD RSUD Tongas. IGD menurutnya, ditutup sejak Selasa (8/9) hingga Kamis (10/9). ”Iya ditutup sementara, tapi bukan karena ada nakes positif Covid-19,” katanya.

Menurutnya, penutupan dilakukan karena sejak sekitar 2 pekan lalu, pasien RSUD Tongas membeludak. Mulai dari ibu hamil reaktif, pasien positif Covid-19, dan gejala penyakit Covid-19. Sehingga, mulai kemarin dilakukan sterilisasi.

Semua ruangan dan benda-benda disterilkan. Supaya tenaga kesehatan di RSUD bisa melakukan pelayanan pada pasien, tanpa ada risiko dari nakes terpapar Covid-19.

”Sama dengan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, dilakukan sterilisasi. Juga dilakukan pemeriksaan darah lengkap pada nakes,” ungkapnya.

Ditambahkannya, saat ini tidak ada data pasien positif dari nakes di Kabupaten Probolinggo. ”Jadi penutupan sementara ini karena ada risiko yang tinggi. Jadi perlu sterilisasi total,” tandasnya. (mas/hn)