alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Sapi Warga Banyuanyar Dicuri, Ditemukan di Tegalsiwalan

BANYUANYAR, Radar Bromo – Pencuri hewan ternak kembali berkeliaran di Kabupaten Probolinggo. Dua ekor sapi milik Salim, 50, warga Dusun Sukun, Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar menjadi target pencurian, Selasa (8/9). Untungnya, sapi yang sudah berhasil dibawa kabur, masih bisa ditemukan di desa lain yang berjarak 10 kilometer dari kandang.

Infromasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Bromo peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari. Saat itu korban tidur di rumahnya yang berjarak 5 meter dari kandang. Kemudian mendapatkan informasi bahwa kandang sapi telah terbuka dan dua ekor sapi dalam kandang telah raib.

“Pada pukul 00.00 korban sempat mengecek kandang kemudian pergi tidur. Satu jam setelah itu, ada saudara korban membangunkan dan memberitahukan jika kandang sudah dibobol,” ujar Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar Aipda Andri Okta.

Mendengar hal itu, kontan saja Salim kaget kemudian mengecek kandang. Setelah dilakukan pengecekan dan benar sapi sudah tak berada di kandang kemudian melaporkan ke perangkat Desa Blado Wetan. Kemudian perangkat desa meneruskan laporan tesebut kepada Polsek Banyuanyar.

“Pada pukul 02.30 kami mendapatkan laporan, kemudian langsung mendatangi tempat kejadian,” katanya.

Dari hasil olah TKP didapati bahwa pelaku pencurian masuk dengan cara merusak pintu kandang. Pencuri lalu memutus tali pengikat sapi yang diikat di dalam kandang, kemudian membawa keluar dua ekor sapi.

Anggota Polsek Banyuanyar bersama perangkat desa dan masyarakat setempat melakukan pengejaran pelaku dan pencarian sapi. Pencarian dilakukan dengan cara melacak jejak sapi.

Proses pencarian dilakukan hingga pada akhirnya sapi ditemukan berada di saluran irigasi atau curah sedalam 10 meter di Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Jika dihitung, lokasinya berjarak 10 kilometer dari TKP atau kandang milik Salim.

“Lima jam pencarian dilakukan kemudian sapi jenis limusin warna merah umur 4 tahun dan sapi jenis Madura warna merah umur 2 tahun milik korban ditemukan dalam semak-semak ditinggal pelaku,” terangnya.

Selanjutnya dua ekor sapi tersebut di evakuasi ke Mapolsek Banyuanyar untuk dilakukan identifikasi. Kemudian diserahkan kembali kepada pemilik. “Dua sapi tersebut ditaksir memiliki harga Rp 25 juta. Saat ini pelaku pencurian masih dalam proses penyelidikan,” tuturnya. (ar/fun)

BANYUANYAR, Radar Bromo – Pencuri hewan ternak kembali berkeliaran di Kabupaten Probolinggo. Dua ekor sapi milik Salim, 50, warga Dusun Sukun, Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar menjadi target pencurian, Selasa (8/9). Untungnya, sapi yang sudah berhasil dibawa kabur, masih bisa ditemukan di desa lain yang berjarak 10 kilometer dari kandang.

Infromasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Bromo peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari. Saat itu korban tidur di rumahnya yang berjarak 5 meter dari kandang. Kemudian mendapatkan informasi bahwa kandang sapi telah terbuka dan dua ekor sapi dalam kandang telah raib.

“Pada pukul 00.00 korban sempat mengecek kandang kemudian pergi tidur. Satu jam setelah itu, ada saudara korban membangunkan dan memberitahukan jika kandang sudah dibobol,” ujar Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar Aipda Andri Okta.

Mendengar hal itu, kontan saja Salim kaget kemudian mengecek kandang. Setelah dilakukan pengecekan dan benar sapi sudah tak berada di kandang kemudian melaporkan ke perangkat Desa Blado Wetan. Kemudian perangkat desa meneruskan laporan tesebut kepada Polsek Banyuanyar.

“Pada pukul 02.30 kami mendapatkan laporan, kemudian langsung mendatangi tempat kejadian,” katanya.

Dari hasil olah TKP didapati bahwa pelaku pencurian masuk dengan cara merusak pintu kandang. Pencuri lalu memutus tali pengikat sapi yang diikat di dalam kandang, kemudian membawa keluar dua ekor sapi.

Anggota Polsek Banyuanyar bersama perangkat desa dan masyarakat setempat melakukan pengejaran pelaku dan pencarian sapi. Pencarian dilakukan dengan cara melacak jejak sapi.

Proses pencarian dilakukan hingga pada akhirnya sapi ditemukan berada di saluran irigasi atau curah sedalam 10 meter di Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Jika dihitung, lokasinya berjarak 10 kilometer dari TKP atau kandang milik Salim.

“Lima jam pencarian dilakukan kemudian sapi jenis limusin warna merah umur 4 tahun dan sapi jenis Madura warna merah umur 2 tahun milik korban ditemukan dalam semak-semak ditinggal pelaku,” terangnya.

Selanjutnya dua ekor sapi tersebut di evakuasi ke Mapolsek Banyuanyar untuk dilakukan identifikasi. Kemudian diserahkan kembali kepada pemilik. “Dua sapi tersebut ditaksir memiliki harga Rp 25 juta. Saat ini pelaku pencurian masih dalam proses penyelidikan,” tuturnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/