Anggaran Minim, Rekonstruksi Jembatan Nguling Diajukan Tahun Depan

NGULING, Radar Bromo – Keinginan pengendara agar dapat melintas dengan nyaman di Jembatan Nguling, Kabupaten Pasuruan harus tertunda. Itu setelah Pemprov Jatim urung merekonstruksi Jembatan yang berada di perbatasan Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Nguling tersebut, tahun ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII wilayah Gempol Probolinggo, Rudy Napitupulu mengungkapkan, awalnya Balai Besar berencana merekonstruksi Jembatan nasional itu tahun ini. Namun setelah dilakukan survei beberapa waktu lalu, rencana ini urung terlaksana.

Pasalnya, pihaknya memandang rekontruksi Jembatan Nguling ini belum mendesak. Namun, pihaknya sudah melakukan perbaikan pada ruas jalan yang berlubang dengan pengaspalan ulang dan memperbaiki expansion joint.

“Memang awalnya ada rencana Jembatan Nguling akan direkonstruksi tahun ini. Namun rencana ini urung. Karena anggaran terbatas, maka kami lakukan yang lebih urgensi dulu,”ungkapnya.

Pria asal Kota Medan, Sumut ini menjelaskan, rencana rekontruksi Jembatan Nguling tetap ada. Balai Besar bakal mengajukan hal ini pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) tahun depan. Dengan begitu, rekonstruksi kemungkinan besar baru akan dilakukan tahun depan.

Rencananya, rekontruksi sendiri dengan mengganti aspal lama dengan aspal yang mengandung karet. Sehingga saat panas, jembatan bisa memuai. Namun saat panas berkurang, jembatan akan menekan dengan sendirinya.

Kondisi ini bukannya tanpa alasan. Sebab jembatan ini kerap dilintasi oleh kendaraan berat. Dan bahan yang mengandung karet ini berfungsi untuk meredam getaran dengan menyesuaikan suhu udara di sekitarnya.

“Tahun ini hanya dilakukan perbaikan yang sifatnya sementara dan sudah dilaksanakan usai hari raya lalu. Rencananya tahun depan kami akan ajukan rekontruksinya untuk tahun depan,”terang Rudy. (riz/fun)