alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Pulang ke Rumah, DPO Pengeroyokan asal Karangrejo Diamankan

GEMPOL – Setahun lebih Ahmad Rudianto, 21, masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh kepolisian. Warga Dusun Kuwung, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, yang tersandung kasus pengeroyokan itu akhirnya berhasil dibekuk Selasa (7/8) lalu oleh Buser Polsek Gempol. Ia diamankan saat berada di rumahnya, sekitar pukul 23.30.

Sebelum dibekuk, Ahmad Rudianto pada 6 Mei tahun lalu pernah melakukan pengeroyokan terhadap Asnan, 47 dan Kasturi, 46. Kedua warga Dusun Baran, Desa Winong, Kecamatan Gempol, dikeroyok oleh empat orang. Nah, salah satunya adalah Ahmad Rudianto.

Adapun TKP pengeroyokan di jalan desa setempat, tempat kedua korban tinggal selama ini. Dengan modus dendam, hingga mengakibatkan kedua korban luka-luka.

“Pelakunya total ada empat orang. Akhirnya, satu berhasil kami amankan saat mendapat kabar pulang ke rumahnya. Sedangkan tiga lainnya masih buron,” ujar Kanitreskrim Polsek Gempol Ipda Khoirul Anam.

Selama ini, Ahmad Rudianto bersembunyi dari kejaran petugas. Bahkan, sering berpindah tempat tinggal. Saat diamankan, polisi berhasil menyita barang bukti satu buah baju batik dan kaus oblong warna putih yang terdapat bercak darah. Ada pula dua buah potongan bata.

“Atas perbuatannya, pelaku kami jerat pasal 170 ayat 2 KUHP. Saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut,” katanya. (zal/fun)

GEMPOL – Setahun lebih Ahmad Rudianto, 21, masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh kepolisian. Warga Dusun Kuwung, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, yang tersandung kasus pengeroyokan itu akhirnya berhasil dibekuk Selasa (7/8) lalu oleh Buser Polsek Gempol. Ia diamankan saat berada di rumahnya, sekitar pukul 23.30.

Sebelum dibekuk, Ahmad Rudianto pada 6 Mei tahun lalu pernah melakukan pengeroyokan terhadap Asnan, 47 dan Kasturi, 46. Kedua warga Dusun Baran, Desa Winong, Kecamatan Gempol, dikeroyok oleh empat orang. Nah, salah satunya adalah Ahmad Rudianto.

Adapun TKP pengeroyokan di jalan desa setempat, tempat kedua korban tinggal selama ini. Dengan modus dendam, hingga mengakibatkan kedua korban luka-luka.

“Pelakunya total ada empat orang. Akhirnya, satu berhasil kami amankan saat mendapat kabar pulang ke rumahnya. Sedangkan tiga lainnya masih buron,” ujar Kanitreskrim Polsek Gempol Ipda Khoirul Anam.

Selama ini, Ahmad Rudianto bersembunyi dari kejaran petugas. Bahkan, sering berpindah tempat tinggal. Saat diamankan, polisi berhasil menyita barang bukti satu buah baju batik dan kaus oblong warna putih yang terdapat bercak darah. Ada pula dua buah potongan bata.

“Atas perbuatannya, pelaku kami jerat pasal 170 ayat 2 KUHP. Saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut,” katanya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/