alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Kapolres Pasuruan: Permintaan Oksigen Tinggi, tapi Stok Aman

BANGIL, Radar Bromo- Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz memastikan persediaan oksigen masih aman untuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Stok itu telah dicek ke penyedia oksigen. Yaitu, PT Samator Gas Indonesia di kawasan PIER pada Selasa lalu. ”Tidak sampai terjadi kelangkaan. Stok oksigen untuk medis masih aman,” ujarnya Kamis (8/7).

Erick menambahkan, kebutuhan oksigen di wilayah Kabupaten Pasuruan memang naik. Sampai lipat dua dari kondisi biasa. Sebelum pandemi Covid-19, keperluan oksigen medis rata-rata hanya 1 ton per hari. Namun, sejak pandemi, kebutuhan menanjak.

Lebih-lebih, sejak terjadi kenaikan kasus positif Covid-19. Bisa sampai 4 ton hingga 5 ton per hari. Permintaan itu datang dari beberapa rumah sakit di wilayah Pasuruan. PT Samator di PIER mampu memproduksi sekitar 10 ton per hari. Jadi, kebutuhan oksigen di Kabupaten Pasuruan akan tercukupi.

Selain berkaitan dengan kebutuhan, permintaan oksigen ini juga terkait dengan armada. Saat ini, distributor kekurangan kendaraan dan sumber daya manusia untuk memasoknya ke rumah sakit. Sehingga, stok oksigen masih disimpan di gudang perusahaan.

Secara terpisah, Humas RSUD Bangil M. Hayat mengakui ada lonjakan kebutuhan oksigen medis di rumah sakit pemerintah tersebut. Lonjakan itu bisa dihitung dari intensitas pengisian dua tabung besar di RSUD Bangil.

Biasanya, pengisian dilakukan 15 hari hingga 20 hari sekali. Namun, saat ini, bisa dua hingga tiga hari sekali. ”Padahal, sebelumnya pengisian dilakukan dua pekan sekali,” ujarnya. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo- Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz memastikan persediaan oksigen masih aman untuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Stok itu telah dicek ke penyedia oksigen. Yaitu, PT Samator Gas Indonesia di kawasan PIER pada Selasa lalu. ”Tidak sampai terjadi kelangkaan. Stok oksigen untuk medis masih aman,” ujarnya Kamis (8/7).

Erick menambahkan, kebutuhan oksigen di wilayah Kabupaten Pasuruan memang naik. Sampai lipat dua dari kondisi biasa. Sebelum pandemi Covid-19, keperluan oksigen medis rata-rata hanya 1 ton per hari. Namun, sejak pandemi, kebutuhan menanjak.

Lebih-lebih, sejak terjadi kenaikan kasus positif Covid-19. Bisa sampai 4 ton hingga 5 ton per hari. Permintaan itu datang dari beberapa rumah sakit di wilayah Pasuruan. PT Samator di PIER mampu memproduksi sekitar 10 ton per hari. Jadi, kebutuhan oksigen di Kabupaten Pasuruan akan tercukupi.

Selain berkaitan dengan kebutuhan, permintaan oksigen ini juga terkait dengan armada. Saat ini, distributor kekurangan kendaraan dan sumber daya manusia untuk memasoknya ke rumah sakit. Sehingga, stok oksigen masih disimpan di gudang perusahaan.

Secara terpisah, Humas RSUD Bangil M. Hayat mengakui ada lonjakan kebutuhan oksigen medis di rumah sakit pemerintah tersebut. Lonjakan itu bisa dihitung dari intensitas pengisian dua tabung besar di RSUD Bangil.

Biasanya, pengisian dilakukan 15 hari hingga 20 hari sekali. Namun, saat ini, bisa dua hingga tiga hari sekali. ”Padahal, sebelumnya pengisian dilakukan dua pekan sekali,” ujarnya. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/