alexametrics
25C
Probolinggo
Thursday, 21 January 2021

Tahun Ajaran Baru di Pasuruan Tetap Belajar di Rumah

POHJENTREK, Radar Bromo – Memasuki tahun ajaran baru, sekolah-sekolah di Kabupaten Pasuruan dipastikan tetap menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara online. Artinya, siswa tetap belajar di rumah.

Keputusan ini sudah ditetapkan Cabang Dinas Pendidikan Menengah (Dikmen) wilayah Pasuruan dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan. Pertimbangannya, karena Kabupaten Pasuruan masih masuk zona merah penyebaran Covid-19.

Kepala cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah Pasuruan Indah Yudiani mengatakan, tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli. Dan dipastikan, KBM tetap dilakukan dengan cara daring atau online.

“Tetap menggunakan daring. Ini sesuai dengan edaran Kemendikbud bahwa pembelajaran TK sampai mahasiswa akan berjalan online sampai Januari 2021,” ujarnya.

Apalagi, menurut Indah, saat ini Pasuruan masih masuk zona merah. Sehingga, KBM tetap dilakukan secara online untuk keamanan. Menurutnya, pembelajaran daring memang memiliki tantangan tersendiri. Khususnya di daerah pelosok dan pesisir yang demografinya beragam.

Contohnya, tidak semua murid punya handphone yang mumpuni untuk kegiatan online. Ada juga yang handphone masih milik orang tua.

Karena itu, ada juga guru yang keliling untuk mengumpulkan tugas dari siswa setiap 10 hari. Tergantung kreativitas sekolah. “Jadi, memang sangat bergantung demografi siswa untuk pelaksanaan kegiatan daring ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan sudah mengedarkan surat pemberitahuan bahwa tahun ajaran baru tetap dilakukan secara online atau belajar di rumah. Plt Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Akhmad Khasani mengatakan, Kemendikbud menggariskan ada syarat kalau ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Selain sudah zona hijau, juga ada izin dari kepala daerah. Namun, melihat kondisi Kabupaten Pasuruan yang masih zona merah, syarat pertama saja belum terpenuhi. Sehingga, pembelajaran masih dilaksanakan di rumah,” terangnya.

Dispendik juga sudah sudah mengedarkan edaran tentang perpanjangan masa belajar siswa di rumah. Plt Sekretaris Dispendik Kabupaten Pasuruan Heri Mulyono menambahkan, belajar di rumah ini berlaku untuk sekolah di semua jenjang.

Baik TK hingga SD ataupun SMP. “SMA pun di wilayah Kabupaten Pasuruan akan menerapkan pola yang sama,” tandas dia.

Selama pembelajaran dari rumah itu, menurut Plt Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Akhmad Hasani, kepala sekolah tetap wajib mengisi daftar periksa pada laman dapodik Kemendikbud tentang kesiapan sekolah memasuki tahun ajaran baru. Termasuk, sekolah wajib menyiapkan dan menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang pelaksanaan protokol kesehatan untuk menghadapi new normal ke depan.

Sedangkan proses belajar mengajar secara langsung di sekolah akan menunggu informasi lebih lanjut. Sekolah pun tetap terus memantau surat edaran dari Dispendik Kabupaten Pasuruan. (eka/one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU