21 Kasus Positif Baru, Zona Merah Covid-19 di Kab Pasuruan Bertambah

BANGIL, Radar Bromo – Tambahan 21 kasus positif korona baru di Kabupaten Pasuruan membuat peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Pasuruan juga alami perubahan. Kecamatan yang masuk zona merah pun bertambah. Bila sebelumnya ada 13 kecamatan masuk zona merah, kini bertambah 2 kecamatan lagi yang masuk zona merah.

Dua kecamatan baru yang ditemukan ada kasus positif itu adalah Kecamatan Tutur dan Pasrepan. Sebelumnya, 13 Kecamatan telah masuk zona merah. Yakni Prigen, Pandaan, Gempol, Beji, Bangil, Rembang, Kraton, Gondangwetan, Kejayan, Purwodadi, Puspo, Lumbang dan Nguling.

Untuk 21 kasus positif baru itu, rinciannya dari Kecamatan Puspo 1 orang; Pandaan 3 orang; Beji 7 orang; Rembang 4 orang; Gempol 2 orang; Tutur 1 orang; Kraton 1 orang; Bangil dan Pasrepan masing-masing 1 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad menyayangkan, masih adanya petugas medis yang terpapar virus Covid-19. “Semua petugas medis sudah dipastikan memakai APD lengkap, namun kenapa masih bisa terkonfirmasi positif Covid-19, ada kemungkinan terkena di luar saat dinas. Mungkin saat praktik di tempat lain karena memang masih bisa kontak dengan siapa saja,” terangnya.

Namun semua petugas medis dikatakan memang dalam kondisi sehat semua dan tidak ada gejala sakit apapun. Swab sendiri diberikan lantaran petugas medis di RS memang dilakukan rapid test menyeluruh. “Dan yang reaktif ini kami lakukan swab. Dari 22 petugas lainnya yang di-swab, 9 terkonfirmasi positif dan lainnya negatif swab,” terangnya.

Dengan 21 tambahan pasien positif Covid-19 ini. Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasuruan langsung melakukan tracking yang pernah kontak langsung termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi kediaman pasien positif.

Sementara itu, sampai Sabtu, Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasuruan total mencapai 96. Selain ada 12 PDP yang pindah menjadi pasien positif Covid-19, juga ada tambahan 4 PDP baru dari Sukorejo, Gempol, Prigen dan Grati.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 239 orang, dengan 2 tambahan dari Kecamatan Grati dan Prigen.

Melihat jumlah ODP, PDP dan pasien positif Covid-19 yang terus bertambah jumlahnya, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasuruan mengajak agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Jadi, kami berharap, masyarakat benar-benar harus disiplin terhadap imbauan pemerintah. Terus menerapkan protokol kesehatan dan jika tidak ada kepentingan mendesak lebih baik di rumah saja. Kalaupun terpaksa keluar, wajib memakai masker dan sering cuci tangan,” imbaunya.

Termasuk imbauannya wajib jaga jarak dan tidak menimbulkan kerumunan. Dari Gugus tugas mengatakan semua ini tidak akan berhasil jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan. “Jadi kami imbau semua imbauan benar-benar dipatuhi secara disiplin untuk menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya. (eka/mie)