Proyek Jargas Dimulai di Tongas, Ini yang Disiapkan Pemkab Probolinggo

KRAKSAAN – Pemkab Probolinggo memastikan pengerjaan proyek jaringan gas (jargas) akan segera dilakukan di Kabupaten Pasuruan. Proyek dilakukan setelah lima tempat disetujui jadi titik Metering and Regulating Station (MRS) dan Regulator Sector (RS).

Sebelum persetujuan diberikan, pemkab mengecek dan memetakan peletakan MRS dan RS, Rabu (8/5). Dari hasil survei itu, ada lima tempat yang disetujui pemenang tender dan pemkab untuk titik MRS dan RS.

Antara lain di kantor Desa Pesisir, kantor Desa Lemah Kembar, dan Kantor Desa Mentor. Lalu, RSUD Tongas dan kantor Desa Tongas Wetan.

Santoso, kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Pemkab Probolinggo mengatakan, survei itu menandakan bahwa proyek jargas akan segera dimulai. Sebab, pihak pemenang tender juga telah menyiapkan para pekerjanya untuk segera bekerja.

“Pekerjanya sudah siap, tinggal melakukan pengerjaan saja mereka itu,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Namun, Santoso tidak bisa memastikan kapan pengerjaan dimulai. Yang pasti, dalam minggu ini pengerjaan akan dilangsungkan.

“Kalau tidak besok ya besoknya lagi. Semuanya telah siap kok dan tinggal pelaksanaannya saja,” tandasnya.

Ia menjelaskan, pengerjaan akan dimulai dari Tongas. Setelah itu, ke lokasi kedua di Kecamatan Sumberasih.

Dua lokasi ini sesuai dengan bantuan Jargas yang diterima oleh Pemkab Probolinggo. Yaitu, terdiri atas 4.000 saluran rumah tangga di Kecamatan Tongas dan Sumberasih.

“Dimulai dari Tongas dulu. Baru kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Sumberasih,” ungkapnya.

Pemkab Probolinggo sendiri awalnya mendapat bantuan 10 ribu saluran rumah tangga. Namun, dalam perjalanannya, pemkab hanya mendapat 4 ribu bantuan.

Itu, terjadi karena pemerintah pusat mengepras anggaran bantuan. Sebagai konsekuensinya, pemkab diberikan prioritas untuk mengajuan bantuan kembali selama lima tahun ke depan. Karena itu, pemkab kemudian mengajukan bantuan untuk lima tahun ke depan sebesar 25 ribu saluran rumah tangga. (sid/fun)