Korban Begal di Kejayan Tak Lapor jadi Kendala Polisi untuk Mengungkap

KEJAYAN – Kepolisian tak bisa melangkah lebih jauh dalam menyikapi aksi begal motor yang terjadi di Desa Wangkal Wetan, Kecamatan Kejayan. Sebab, hingga saat ini korban begal tak melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolsek Kejayan AKP Sumaryanto menyebut, pihaknya telah menggali informasi terkait aksi begal itu. Akan tetapi, polisi tak bisa berbuat banyak. Sebab, korban begal tak kunjung membuat laporan polisi. “Korbannya belum ada laporan,” kata dia.

Sebelumnya, pihaknya juga telah mendorong korban agar melapor. Sehingga, pihaknya bisa bertindak melakukan penyelidikan. “Tentunya upaya lidik kami lakukan berdasar adanya laporan,” terangnya.

Korban dalam aksi begal tersebut yaitu Syifa’udin, 48, warga Desa Wangkal Wetan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Korban dibegal Minggu (28/4) saat hendak ke pesantren di Pohjentrek.

Motor korban Honda Vario berhasil dibawa kabur pelaku yang diduga berjumlah empat orang. Di jok motor terdapat pakaian seragam milik anak korban. Selain itu juga terdapat dompet, STNK, dan uang senilai Rp 1 juta. (tom/fun)