alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Dari 341, Baru 78 Desa Menyelesaikan Persyaratan untuk Pencairan ADD-DD

BANGIL – Ratusan pemerintah desa di Kabupaten Pasuruan belum bisa menjalankan programnya. Sebab, pencairan dana dari pemerintah, belum terealisasi sepenuhnya. Hanya ada beberapa desa yang sudah bisa menjalankan program.

“Kurang lebih ada 78 desa di Kabupaten Pasuruan yang sudah menyelesaikan persyaratan pencairan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD),” kata Andar Sulistyorini, kepala Bidang Keuangan dan Kekayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan.

Andar menambahkan, pencairan ADD dan DD memang berbeda dari sisi terminnya. Karena untuk ADD, dilakukan dua tahapan. Sementara untuk DD berlaku tiga termin.Targetnya, Juni sudah harus diselesaikan.

Sayangnya, hingga saat ini, belum seluruhnya pemerintah desa menyelesaikan persyaratan. Dari 341 desa di Kabupaten Pasuruan, baru 78 desa yang sudah menyelesaikan persyaratan dan bisa menerima pencairan. “Lainnya, belum bisa cair. Karen persyaratannya masih dalam proses penyelesaian,” sambungnya.

Syarat yang dimaksud adalah APBDes 2019. Banyaknya desa yang masih kesulitan menyelesaikan APBDesnya membuat pencairan belum bisa dilakukan. “Padahal, pendampingan kami lakukan. Baik di tingkat kecamatan ataupun di sini (DPMD, red),” ulasnya.

Seperti yang disampaikan sebelumnya, pemerintah menyiapkan dana besar untuk pemerintah desa di Kabupaten Pasuruan. Setidaknya dana Rp 510 miliar dialokasikan tahun ini, untuk 341 desa di Kabupaten Pasuruan.

Dana tersebut bersumber dari pemerintah pusat sebanyak Rp 362 miliar, berupa DD. Serta Rp 148 miliar dari Pemkab berupa ADD. Dana tersebut tak lain, untuk menjalankan program pembangunan yang ada di desa. (one/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Bank Indonesia Gulirkan Beasiswa Satu Juta Tiap Bulan

Masing-masing mahasiswa itu akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1 juta tiap bulan selama setahun mulai Januari 2021.

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.

Mau ke Blitar, Ambulans Muat Jenazah Terbakar di Tol Gempan

Keluarga yang mengendarai di belakang ambulans sempat melihat, ambulans mengeluarkan percikan api dari knalpot. Seketika itu ambuilans berhenti