alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Residivis Pencuri Motor asal Blandongan Dimassa setelah Menabrak Warung Bakso

BANGIL, Radar Bromo – Geregetan dengan aksi pencurian motor, warga memassa seorang maling motor di perempatan Kancil Mas, Kecamatan Bangil, Jumat (6/12) sore. Sayangnya, hanya satu pelaku yang tertangkap. Satu pelaku lain yang membawa motor, berhasil kabur.

Aksi pencurian motor ini terjadi pukul 17.30. Diperkirakan, dua pelaku memanfaatkan kelalaian penghobi bulutangkis di parkiran GOR Bulutangkis “Masyhur” di Jalan Bader, Kelurahan Kalirejo, Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu, dua pelaku datang dengan berboncengan sepeda motor Honda Beat putih tanpa nopol. Mereka lantas berhenti di depan parkiran GOR.

Moh. Hamid, pelaku yang dibonceng kemudian turun dari motor dan berjalan menunju lokasi parkiran GOR. Sementara rekannya, Moch. Hasyim, 32, menunggu di atas motor Honda Beat.

Sampai di parkiran, pelaku Hamid mencongkel sebuah motor Honda Scoopy merah Nopol W 6863 TDK. Motor itu milik Munir, 23, warga Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Dalam waktu singkat, pelaku berhasil merusak kunci motor pelaku menggunakan kunci T. Motor curian itu pun, langsung dinaiki pelaku dan kabur ke selatan. Sementara Hasyim yang menunggu di atas motor, juga langsung kabur ke selatan.

Namun, aksi keduanya rupanya dipergoki beberapa warga di sekitar parkiran GOR. Saat itu juga, beberapa warga mengejar kedua pelaku.

Saat itu, kedua pelaku sama-sama memacu motornya ke perempatan Kancil Mas. Pelaku yang naik Honda Scoopy curian, lantas belok timur. Sedangkan pelaku Hasyim yang naik motor Honda Beat, belok ke barat.

Nahas, Hasyim menabrak warung bakso di sekitar Kancil Mas. Warga Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan itupun, berhasil ditangkap warga. Begitu tertangkap, warga pun memukulinya beramai-ramai.

Beruntung, pelaku lantas diamankan petugas Polsek Bangil. Sehingga, tidak sampai mengalami luka berat. Dia kini mendekam di sel Mapolsek Bangil.

“Setelah tertangkap, satu pelaku yang membawa motor sendiri dipukuli warga. Setelah itu Polsek Bangil mengamankan pelaku. Pelaku tidak sampai luka berat, hanya babak belur di wajah. Karena itu, kami tidak bawa ke rumah sakit,” terang Aiptu Agus Sucipto, Kanit Reskrim Polsek Bangil.

Sementara itu, Hamid, rekan pelaku yang mengendarai motor curian, berhasil kabur. Kini dia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Aiptu Agus mengatakan, Sabtu (7/12) Polsek Bangil sudah mencari pelaku di rumahnya di Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Namun, tidak ada.

“Kami sudah cari ke rumahnya, tapi pelaku tidak ada. Kini pelaku menjadi DPO dan terus kita kejar,” terangnya.

Untuk saat ini, Polsek Bangil mengamankan motor Honda Beat putih tanpa nopol yang dikendarai pelaku Hasyim. Lalu, kunci kontak motor Honda Scoopy milik korban dan satu buah hape Mito milik pelaku.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku Hasyim adalah residivis. Dia pernah ditangkap dalam kasus pencabulan.

“Sedangkan pelaku yang dalam pengejaran, masih kita kembangkan lagi apakah juga residivis kasus lain,” pungkasnya. (eka/hn)

BANGIL, Radar Bromo – Geregetan dengan aksi pencurian motor, warga memassa seorang maling motor di perempatan Kancil Mas, Kecamatan Bangil, Jumat (6/12) sore. Sayangnya, hanya satu pelaku yang tertangkap. Satu pelaku lain yang membawa motor, berhasil kabur.

Aksi pencurian motor ini terjadi pukul 17.30. Diperkirakan, dua pelaku memanfaatkan kelalaian penghobi bulutangkis di parkiran GOR Bulutangkis “Masyhur” di Jalan Bader, Kelurahan Kalirejo, Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu, dua pelaku datang dengan berboncengan sepeda motor Honda Beat putih tanpa nopol. Mereka lantas berhenti di depan parkiran GOR.

Moh. Hamid, pelaku yang dibonceng kemudian turun dari motor dan berjalan menunju lokasi parkiran GOR. Sementara rekannya, Moch. Hasyim, 32, menunggu di atas motor Honda Beat.

Sampai di parkiran, pelaku Hamid mencongkel sebuah motor Honda Scoopy merah Nopol W 6863 TDK. Motor itu milik Munir, 23, warga Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Dalam waktu singkat, pelaku berhasil merusak kunci motor pelaku menggunakan kunci T. Motor curian itu pun, langsung dinaiki pelaku dan kabur ke selatan. Sementara Hasyim yang menunggu di atas motor, juga langsung kabur ke selatan.

Namun, aksi keduanya rupanya dipergoki beberapa warga di sekitar parkiran GOR. Saat itu juga, beberapa warga mengejar kedua pelaku.

Saat itu, kedua pelaku sama-sama memacu motornya ke perempatan Kancil Mas. Pelaku yang naik Honda Scoopy curian, lantas belok timur. Sedangkan pelaku Hasyim yang naik motor Honda Beat, belok ke barat.

Nahas, Hasyim menabrak warung bakso di sekitar Kancil Mas. Warga Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan itupun, berhasil ditangkap warga. Begitu tertangkap, warga pun memukulinya beramai-ramai.

Beruntung, pelaku lantas diamankan petugas Polsek Bangil. Sehingga, tidak sampai mengalami luka berat. Dia kini mendekam di sel Mapolsek Bangil.

“Setelah tertangkap, satu pelaku yang membawa motor sendiri dipukuli warga. Setelah itu Polsek Bangil mengamankan pelaku. Pelaku tidak sampai luka berat, hanya babak belur di wajah. Karena itu, kami tidak bawa ke rumah sakit,” terang Aiptu Agus Sucipto, Kanit Reskrim Polsek Bangil.

Sementara itu, Hamid, rekan pelaku yang mengendarai motor curian, berhasil kabur. Kini dia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Aiptu Agus mengatakan, Sabtu (7/12) Polsek Bangil sudah mencari pelaku di rumahnya di Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Namun, tidak ada.

“Kami sudah cari ke rumahnya, tapi pelaku tidak ada. Kini pelaku menjadi DPO dan terus kita kejar,” terangnya.

Untuk saat ini, Polsek Bangil mengamankan motor Honda Beat putih tanpa nopol yang dikendarai pelaku Hasyim. Lalu, kunci kontak motor Honda Scoopy milik korban dan satu buah hape Mito milik pelaku.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku Hasyim adalah residivis. Dia pernah ditangkap dalam kasus pencabulan.

“Sedangkan pelaku yang dalam pengejaran, masih kita kembangkan lagi apakah juga residivis kasus lain,” pungkasnya. (eka/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/