Razia Malam Mingguan, Satpol PP Jaring 2 PSK dan 22 Pemuda Pesta Miras

KANIGARAN, Radar Bromo– Meski acapkali di razia, penikmat minuman keras tak pernah jera. Buktinya saat razia malam mingguan, Satpol PP berhasil menjaring para pemabuk yang beraksi di Kota Probolinggo.

Sabtu (7/12) malam, Satpol PP mengamakan 35 orang pelanggar ketertiban umum. Terdiri dari atas 22 pemabuk, 2 pekerja seks komersial (PSK), dan 11 orang anak jalanan (anjal). Mereka terjaring razia yang digelar mulai pukul 20.00.

Kasi Ops Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma mengatakan, ada sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi. Di sepanjang Jalan dr. Mohamad Saleh Kota Probolingo dan Stadion Bayuangga, petugas mengamankan sejumlah pemuda karena berpesta miras. Begitu juga dari sekitar rel kereta api di sisi timur Stasiun Probolinggo, lapangan Jati, dan sepanjang rel kereta api Kelurahan Jati. “Pemuda ini mengoplos sendiri minuman berenergi dengan alkohol 70 persen,” ujarnya.

TERJARING: Tak hanya dibawa ke mako. Mereka yang terjaring razia, juga didata untuk dibina. (Foto: Satpol PP for Jawa Pos Radar Bromo)

Operasi dilanjutkan ke sekitar rel kereta api Jalan Sunan Muria, Kelurahan Kebonsari Wetan. Di sana, Satpol PP mengamankan 2 PSK dan sejumlah pemuda yang asyik meneguk miras. “Kami ke Taman Maramis juga mendapatkan sejumlah pemuda pesta miras,” ujarnya.

Saat hendak kembali ke kantornya, Satpol PP mendapati puluhan anjal nongkrong di sekitar traffic light Yon Zipur 10. Tanpa perlawanan, mereka juga diangkut ke kantor Satpol PP. Selain mengamankan 35 orang, petugas juga membawa sejumlah barang bukti. Di antaranya, botol miras, dua botol alkohol, dan sejumlah barang milik anjal.

“Kami lakukan pembinaan fisik. Mereka juga diminta menulis surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Serta, memanggil pihak keluarga untuk menjemputnya,” ujar Hendra. (rpd/fun)