Lihat Nih Kondisi Jalan KH Mansyur yang Kian Memprihatinkan

PURWOREJO – Pengendara semakin dibuat tidak nyaman saat melintas di ruas Jalan KH Mansyur, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo. Ruas jalan milik Pemkot Pasuruan ini semakin rusak dan memprihatinkan. Tak ayal, kondisi ini mendapatkan sorotan dari warga setempat.

Seperti yang diungkapkan Zamzam, warga Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo. Ia berharap ruas jalan setempat segera mendapatkan penanganan. Pasalnya, kondisi jalan penuh lubang dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

“Utamanya kalau malam, saat penerangan lebih minim dibandingkan siang hari. Kalau tidak hati-hati, ya bisa jatuh. Apalagi sekarang sudah masuk musim hujan. Kalau tidak segera ditangani, kasihan pengendara yang melintas,” ungkapnya.

Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan Akung Novajanto menjelaskan, perbaikan ruas jalan KH Mansyur sepanjang 3 kilometer sampai batas Kota Pasuruan dilakukan tahun depan. PUPR pun sudah mengajukan anggaran ke pusat.

PUPR pun sempat melakukan perjanjian dengan PT Wijaya Karya (Wika) selaku pelaksana proyek tol seksi III A beberapa waktu lalu. Dalam kesepakatan ini, perbaikan sementara bakal ditanggung oleh Wika dengan catatan perbaikan ini bersifat kondisional dan menyasar jalan yang dinilai membahayakan.

“Insya Allah, pusat bakal menerima pengajuan kami senilai Rp 6 miliar. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) berjanji bakal membantu. Terkait kerusakan jalan sudah ada komitmen dengan Wika. Selama jalan masih bisa dilewati dengan aman oleh pengendara,” jelas Akung.

Humas PT Wika Veri Santoso menerangkan, Wika berkomitmen untuk melakukan perbaikan jalan sesuai denga kesepakatan bersama Pemkot. Namun, perbaikan ini hanya bersifat sementara. Sehingga, perbaikan diutamakan pada ruas jalan yang membahayakan.

“Perbaikan jalan tetap kami laksanakan sampai sekarang dengan menutup jalan yang berlubang menggunakan urukan tanah. Kami komitmen dengan kesepakatan ini sampai selesai. Toh kami bakal berada di Kota Pasuruan sampai tahun 2019 mendatang,” pungkas Veri. (riz/fun)