alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Keluarga Korban Lelaki yang Ditemukan Tewas di Vila Tolak Otopsi

PRIGEN, Radar Bromo – Upaya kepolisian untuk mengungkap kematian Erwin Abdul Rochim, bakal menemui rintangan berat. Pasalnya, keluarga korban keberatan jika penyelidikan kasus ini dilanjut. Ini terlihat saat keluarga korban, menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah Erwin Abdul Rochim.

HANYA VISUM LUAR: Keluarga korban lainnya ketika menandatangani surat pernyataan menolak otopsi terhadap korban, di RS Bhayangkara, Selasa (6/8) lalu. Dengan penolakan otopsi itu, maka polisi hanya bisa melakukan visum luar (Foto: Istimewa)

Penolakan itu terjadi saat berada di kamar mayat RS. Bhayangkara, Porong, Sidoarjo. Ketika jenazah dibawa kesana, polisi menghubungi keluarga korban. Dan saat keluarga tiba di RS Bhayangkara, pihak keluarga menolak di otopsi. Sehingga polisi hanya melakukan visum luar.

Menurut Kanit reskrim Polsek Prigen, Aipda Slamet Prayitno, keluarga menerima kematian korban. “Pihak keluarga menolak korban diotopsi, menerima kematiannya sekaligus membuat surat pernyataan diatas kertas dan bermaterai. Sehingga oleh dokter forensik rumah sakit hanya di visum luar saja,” jelasnya.

Lebih lanjut kanitreskrim mengatakan, korban yang tiap harinya jual martabak dan terang bulan di Porong, Sidoarjo tersebut. Dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda kekerasan, juga tidak pula diracun.

Sehingga, dugaan kuatnya tetap serangan jantung diakibatkan konsumsi obat kuat. Mengingat sebelum ditemukan meninggal, malam hingga pagi harinya berada di dalam kamar bersama teman wanitanya. Apalagi, di lokasi kejadian juga ditemukan beberapa botol minuman keras serta bungkus obat kuat.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di lingkungan Pesanggrahan, Kelurahan/Kecamatan Prigen, Selasa (6/8) siang dibuat gempar. Ini menyusul ditemukannya jenazah lelaki di sebuah vila bernama Langgeng di lingkungan setempat.

Identitas jenazah tersebut diketahui bernama Erwin Abdul Rochim, 30. Sebelum tewas, pria asal Desa Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo tersebut, memang diketahui menyewa vila Langgeng pada Senin (5/8) malam. Korban tak sendirian. Melainkan ada enam kawannya, yang merupakan tiga orang lelaki dan tiga orang wanita. Saat ditemukan, jenazah korban terbaring di tempat tidur. Diduga kuat, korban tewas akibat overdosis, lantaran di sekitar lokasi ditemukan obat kuat. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU