alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Gerebek Judi di Desa Menyarik, Tiga Pelaku Diringkus

BANGIL – Arena judi Cap Jie Kie di lapangan Menyarik, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan diobrak polisi. Hasilnya, tiga pelaku perjudian tersebut berhasil dibekuk.

MALU: Tiga penjudi yang digerebek di Menyarik sudah mengenakan baju tahanan Mapolres Pasuruan. (Humas Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Ketiganya ditangkap saat sedang asik main judi. Mereka tak menyadari, kalau aktifitas tersebut telah diketahui petugas. Petugas yang menyamar, dengan mudah melakukan penggrebekan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso menyampaikan, penggrebekan arena judi cap jie kie itu berlangsung Senin malam (6/8). Petugas yang memperoleh informasi adanya giat perjudian di wilayah Menyarik, Kecamatan Winongan, langsung mendatangi lokasi.

Petugas mendatangi lokasi dengan melakukan penyamaran. “Untuk mengelabui para penjudi, anggota kami melakukan penyamaran,” kata Busan-sapaan karibnya.

Begitu lengah, penggrebekan dilakukan. Tiga penjudi yang tak sadar kalau ada polisi, hanya bisa pasrah. Mereka tak bisa lari, karena petugas langsung meringkusnya.

Mereka yang diringkus diketahui bernama Supoyono, 33, warga Umbulan, Kecamatan Winongan; Royatin, 50, warga Kedungrejo, Kecamatan Winongan dan Sudi, 29, warga Lemahbang, Kecamatan Pasrepan. “Ketiganya ditangkap sekitar pukul 22.15,” tandasnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Selain satu papan dakon bergambar untuk alat judi, petugas juga mengamankan beberan untuk alat judi, empat buah bola, uang tunai Rp 625 ribu dan sejumlah barang bukti lainnya.

Bersama barang bukti yang ditemukan, para penjudi tersebut digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Gara-gara perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian. Ancamannya 10 tahun penjara. (one/fun)

BANGIL – Arena judi Cap Jie Kie di lapangan Menyarik, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan diobrak polisi. Hasilnya, tiga pelaku perjudian tersebut berhasil dibekuk.

MALU: Tiga penjudi yang digerebek di Menyarik sudah mengenakan baju tahanan Mapolres Pasuruan. (Humas Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Ketiganya ditangkap saat sedang asik main judi. Mereka tak menyadari, kalau aktifitas tersebut telah diketahui petugas. Petugas yang menyamar, dengan mudah melakukan penggrebekan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso menyampaikan, penggrebekan arena judi cap jie kie itu berlangsung Senin malam (6/8). Petugas yang memperoleh informasi adanya giat perjudian di wilayah Menyarik, Kecamatan Winongan, langsung mendatangi lokasi.

Petugas mendatangi lokasi dengan melakukan penyamaran. “Untuk mengelabui para penjudi, anggota kami melakukan penyamaran,” kata Busan-sapaan karibnya.

Begitu lengah, penggrebekan dilakukan. Tiga penjudi yang tak sadar kalau ada polisi, hanya bisa pasrah. Mereka tak bisa lari, karena petugas langsung meringkusnya.

Mereka yang diringkus diketahui bernama Supoyono, 33, warga Umbulan, Kecamatan Winongan; Royatin, 50, warga Kedungrejo, Kecamatan Winongan dan Sudi, 29, warga Lemahbang, Kecamatan Pasrepan. “Ketiganya ditangkap sekitar pukul 22.15,” tandasnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Selain satu papan dakon bergambar untuk alat judi, petugas juga mengamankan beberan untuk alat judi, empat buah bola, uang tunai Rp 625 ribu dan sejumlah barang bukti lainnya.

Bersama barang bukti yang ditemukan, para penjudi tersebut digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Gara-gara perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian. Ancamannya 10 tahun penjara. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/