Terpeleset, Pesepeda asal Pajarakan Tewas Terlindas Truk

PAJARAKAN, Radar Bromo– Nahas menimpa Juri, 50, warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Dia terpeleset saat bersepeda di Jalan Pantura. Korban pun meninggal setelah jatuh dan terlindas truk.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.00, Rabu (8/7) di depan Mapolres Probolinggo. Masuk Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan.

Awalnya, korban yang berprofesi sebagai penjaga kebun SDN Sukomulyo itu mengayuh sepeda dari barat menuju timur. Ia berencana berbelanja ke Kecamatan Kraksaan.

Sampai di lokasi kejadian, sebuah kendaraan mendahului korban. Saat itulah, korban tidak bisa mengendalikan sepedanya. Korban pun terpeleset dan jatuh bersama sepedanya ke bahu jalan di sebelah utara.

Saat itulah, melintas sebuah truk  bernopol DK-9561-HD dari arah yang sama. Truk dikendarai Edi Rinekso, 50, warga Kabupaten Situbondo. Truk kemudian menabrak korban. Korban pun tewas seketika di lokasi kejadian, setelah kepalanya terlindas roda truk.

“Korban terpeleset dan langsung terjatuh,” kata Joni, perangkat Desa Sukomulyo yang juga saksi mata di lokasi kejadian.

Awalnya, Joni tidak tahu bahwa korban adalah warganya. Yang dia tahu, ada warga kecelakaan.

“Tahu ada kecelakaan, saya langsung melihat korbannya. Ternyata itu warga Sukomulyo. Saya lantas menghubungi teman-teman perangkat desa dan memberitahukan ada kecelakaan di depan Polres Probolinggo,” jelasnya.

Menurutnya, korban hendak membeli peralatan pompa ke Kraksaan. Namun nahas, sebelum sampai tujuan, korban kecelakaan dan tewas di lokasi kejadian.

“Dia mau ke Kraksaan membeli peralatan pompa. Korban juga banyak koleksi sepeda onthel,” katanya.

Kanit Laka Polres Probolinggo Iptu Nyoman Harayasa mengatakan, korban meninggal lantaran terlindas ban belakang truk. “Yang terlindas kepala korban. Sehingga, korban langsung tewas di lokasi. Truk itu juga searah dengan korban,” katanya.

Saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan itu. Menurutnya, pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Setelah terkumpul semua, nanti akan dilakukan gelar perkara untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. “Untuk penyebabnya masih kami selidiki,” ungkapnya.

Di sisi lain, mayat korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kerugian yang ditimbulkan karena kejadian tersebut ditaksir sebesar Rp 50 ribu. (sid/hn)