Fokus Rapid Test Masal, Pemkab Probolinggo Belum Bahas Persiapan New Normal

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo hingga saat ini belum melakukan pembahasan mengenai new normal. Pemkab beralasan, pihaknya masih fokus untuk mencari masyarakat yang terinfeksi virus korona.

Hal itu diungkap Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto. Menurutnya, mengenai new normal, pihaknya sejauh ini belum melakukan pembahasan. Pihaknya masih fokus untuk melakukan pemotongan penyebaran virus yang sudah memakan ribuan korban jiwa di Indonesia.

“Saat ini kami masih diperintahkan untuk mencari masyarakat yang terjangkit. Sejauh ini masyarakat yang terjangkit masih ada saja,” ungkapnya.

ANTISIPASI: Rapid test yang dilakukan terhadap pedagang pasar daerah di Kabupaten Probolinggo, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Radar Bromo)

Cara yang dilakukan yaitu melakukan rapid test masal. Sudah tiga tahap rapid test dilakukan. Pertama, melakukan rapid test masal terhadap para pemudik yang pulang ke Probolinggo. Setelah itu, rapid test terhadap pedagang pasar. Keduanya, ditengarai rentan terinfeksi.

“Dari dua kegiatan itu, ada puluhan yang reaktif. Setelah itu kami swab dan jumlah yang positif juga puluhan,” katanya.

Saat ini pihaknya masih melakukan rapid test tahap ketiga. Tes cepat itu, dilakukan kepada pegawai pemkab. Ada sekitar 450 orang yang telah di-rapid dan kurang lebih 20 orang reaktif. “Jika melaihat hal ini, masih ada kemungkinan positif baru,” tuturnya.

Karena itu, terangnya, pihaknya fokus untuk menangani pemotongan peredaran Covid-19. Jika nanti sudah turun angka warga yang terjangkit, maka akan dilakukan penbahasan.

“Kalau sudah turun, tentunya akan langsung kami siapkan skemanya. Seperti apa dan bagaimana menjalankannya,” tandasnya. (sid/fun)