alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Waduh, Ratusan Nelayan di Kab Pasuruan Masih Pakai Mini Trawl

BANGIL – Sosialisasi pergantian alat tangkap ramah lingkungan sudah lama dan gencar dilakukan. Namun, sejauh ini masih banyak nelayan di Kabupaten Pasuruan yang menggunakannya. Sampai awal tahun ini, tercatat masih ada sekitar 800 nelayan.

Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi mengatakan, alat tangkap ikan yang digunakan ratusan nelayan itu bukan termasuk yang dilarang pemerintah. Namun, masih berbahaya pada ekosistem laut. “Alat tangkap yang masih tidak aman dipakai saat ini mini trawl. Kalau yang dilarang pukat hela (trawl) dan pukat tarik. Kalau yang dilarang ini sudah dari dulu tidak ada,” ujarnya.

Namun, menurutnya, karena mini trawl bentuk jaringnya masih rapat, membuat banyak ikan kecil banyak yang ikut tertangkap. Sehingga, untuk ekosistem dan populasi sumber daya alam di laut bisa berkurang. Karenanya, pihaknya terus melakukan sosialiasi agar nelayan tidak menggunakan mini trawl.

“Tapi, selama ini masih mengeluhkan kendala biaya untuk ganti alat tangkap. Selain itu, juga merasa nyaman dengan alat tangkap yang sudah rutin dan lama mereka pakai,” jelasnya.

Dalam dua tahun ini, jumlah pemakai alat tangkap tidak ramah lingkungan tidak berubah. Alamsyah mengatakan, meski masih tersisa 8 persen dari total jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan yang mencapai 9.900, sejatinya sudah ada tren penurunan sejak beberapa tahun terakhir.

Ia mengaku, pihaknya juga mencoba mengajukan bantuan alat tangkap bubu dan jaring. Harapannya, dengan adanya hibah alat tangkap bisa mengubah kebiasaan nelayan. Yakni, bersedia menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. (eka/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Bantuan Sapi dari Kementan Baru Didroping 72 Ekor, Totalnya 1.000

Program 1000 Desa sapi dari Kementerian Pertanian RI mulai didroping di kandang sapi di Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo.

Kembali Kerek PAD Wisata Kab Pasuruan Tahun Depan

Target Pemkab Pasuruan untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata tahun ini, cukup seret.

Intens Monitoring Lokasi Bencana Longsor di Akhir Tahun

Potensi bencana saat musim hujan perlu diwaspadai. Salah satunya tanah longsor.

Puskesmas Sumber Imunisasi Siswa saat Pandemi

Sejak November, Puskesmas Sumber mulai melaksanakan bulan imunisasi anak sekolah (Bias) di wilayah kerjanya.

Dua Dara Atlet Anggar Kota Probolinggo Incar Perunggu PON Pelajar

Dua atlet anggar Kota Probolinggo, sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON Pelajar 2021.