alexametrics
31.5 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Serahkan Anjal dan Koordinator ke Polresta Probolinggo

KRAKSAAN – Penangkapan anjal yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Probolinggo Selasa (5/3) lalu terus diproses. Sempat dilimpahkan ke polsek Kraksaan, anjal yang jumlahnya ada lima tersebut dilimpahkan ke Polres Kota Probolinggo. Hal itu, tak lain lantaran selain menyetor uang dari ngamen, aksi kekerasan yang dilakukan koordinator ternyata berada di Kota Probolinggo.

“Kami serahkan ke Polres Probolinggo Kota. Karena lokasi kejadian di kota. Jadi kami limpahkan,” ujar Kapolsek Kraksaan Joko Yuwono, Kamis (7/3) saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, ketua atau kordinator dari pada anjal yakni Slamet, 31, warga Pasuruan tersebut, melakukan aksi kekerasan terhadap Kayla, warga Lumajang berlokasi di Kota Probolinggo. Namun, kapolsek tidak menjelaskan di Kota Probolinggo daerah mana Slamet melakukan kekerasan terhadap Kayla. “Pengakuan dari yang cewek itu, dia dianiaya di kota,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (5/3) lalu, Satpol PP Kabupaten Probolinggo menangkap sebanyak 5 orang anjal. Empat diantaranya cowok dan satu cewek. Diantara anjal yang ditangkap itu ada Slamet yang tak lain adalah kordinator.

Kelima anjal yang diamankan itu adalah Kayla Yunia Kalista Oktaviani, 20, warga Lumajang; FIH, 15, warga Singosari, Malang; Abd Kodir Jailani, 21, Kraksaan: JS, 17, warga Gending, Kabupaten Probolinggo. Serta koordinatornya, Moh Slamet, 32, warga Pasuruan.

Setiap harinya, Slamet menerima uang hasil ngamen dari keempat anak buahnya. Bahkan, perhari ada yang ditarget harus mendapatkan uang sebanyak Rp 100 ribu. Tidak hanya itu saja, jika target itu tidak dipenuhi maka yang bersangkutan akan dianiaya. Karenanya, ia kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kota Probolinggo AKP Nanang Fendi saat dikonfirmasi, mengaku tidak menerima penyerahan tersebut. “Kami tidak menerima pelimpahan itu. Kalau anjal mungkin ke sabhara,” ujarnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sampah Sering Berserakan, Rencanakan TPS di Dekat Jembatan Krejengan

Keresahan warga Desa/Kecamatan Krejengan dan para pengendara yang melintasi jembatan di sana akan berakhir.

Long Weekend, Ketua PHRI: Okupansi Hotel di Pasuruan Naik 80 Persen

Okupansi hotel-hotel di Kabupaten Pasuruan naik hingga 80 persen, bahkan, diprediksi naik sampai hari Minggu nanti.

Polisi: Pelaku Curanmor di Petungasri Komplotan Spesialis

Para pelaku yang menggondol dua motor di Lingkungan Pasegan, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terlihat cukup tenang ketika beraksi.

Tersisa Rehab 534 RTLH Belum Rampung di Kab Pasuruan

Sebanyak 2 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan bakal dibedah tahun ini.

Mulai Masuk Pancaroba, Waspadai Demam Berdarah

Dengan mulai memasuki musim hujan, tidak hanya waspada dengan penularan Covid-19, tapi juga terhadap penyakit DBD.