alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Tega Nian Nelayan Gadingrejo Ini usai Curi Perhiasan Tetangga, Nilainya Sampai Puluhan Juta

GADINGREJO, Radar Bromo – Aksi Soleh, 37, warga Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, memang nekat. Ia mencuri perhiasan milik tetangganya. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan itu memanfaatkan kesempatan saat tetangganya pergi ke pasar menjelang subuh.

Tidak hanya itu, pelaku juga sudah tiga kali beraksi di tempat yang sama. Setiap aksi pencurian itu selalu dilakukan hari Jumat. Pertama, ia mencuri uang senilai Rp 71 juta pada 20 Desember 2019. Lalu pada 27 Desember 2019, ia menjarah perhiasan berupa empat buah cincin emas seberat 25 gram.

Terakhir, pelaku juga beraksi di rumah Machin di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Kejadiannya pada 3 Januari 2020. Pencurian itu terjadi saat Machin bersama istrinya pergi ke Pasar Gadingrejo untuk berjualan.

Mereka keluar rumah pada Kamis (2/1) pukul 23.00. Memasuki hari Sabtu (3/1) pukul 02.00, Machin pulang ke rumahnya. Tetapi, ia belum menyadari bahwa rumahnya dijarah maling.

Pagi harinya, Machin menjemput istrinya ke Pasar Gadingrejo. Sekitar pukul 09.00, pasutri itu pulang. Saat itulah mereka menyadari beberapa ponsel sudah raib. Istri Machin lalu masuk ke dalam kamar yang kondisinya sudah berantakan. Beberapa barang raib. Antara lain tiga ponsel, uang Rp 700 ribu, tiga cincin perak, dan beberapa kalung imitasi. Total kerugian mencapai Rp 6,5 juta.

“Mengingat kejadian pencuriannya sudah tiga kali di tempat yang sama, maka hasil penyelidikan mengarah kepada tetangga belakang rumah korban,” kata Kanitreskrim Polsek Gadingrejo Iptu Agung Sujatmiko.

Barang-barang yang baru dicuri pelaku beberapa waktu lalu itu juga ditemukan polisi saat menggeledah rumah pelaku. Soleh sendiri mengakui jika barang tersebut didapatnya dari hasil mencuri. Kamis (6/2), polisi langsung membawanya ke Mapolsek Gadingrejo.

“Kami sudah konfirmasikan barang-barang yang disita dari tangan tersangka ke korban. Benar memang itu barang yang hilang dicuri. Kini tersangka dikenai pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” pungkas Agung. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.