Kab Probolinggo Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim VIII

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo mengatakan, pihaknya mengaku siap untuk menjadi tuan rumah Porprov Jatim VIII. Selain karena mendapat tawaran, tahun 2023 memang jadwal Probolinggo menjadi tuan rumah.

Hal itu, diungkap Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Winarto. Menurutnya, pihaknya mengaku siap menjadi tuan rumah lantaran mendapatkan tawaran untuk menjadi tuan rumah. “Kami ditawari menjadi tuan rumah. Karena itu, kami mengaku siap. Itu, karena ini merupakan kesempatan untuk menjadi tuan rumah,” katanya.

Pria yang akrab disapa Sugeng itu menjelaskan, untuk 2023 ada tiga daerah lain yang akan menjadi tuan rumah selain Kabupaten Probolinggo. Yakni, Kota Probolinggo, Kota/Kabupaten Pasuruan. “Jadi sudah jadwalnya dari provinsi. Karena itu kami siap untuk menyelenggarakan Porprov,” tandasnya.

Saat ditanya mengenai venue apa saja yang ada di daerahnya, ia mengaku masih akan menginventarisasi. Selain itu, pihaknya juga akan mengadakan rapat guna membahas persiapan Porprov di 2023 tersebut.

“Untuk venue-nya kami bahas. Apa saja yang ada. Jadi, sementara yang telah terdata ada sepak bola, renang, badminton, tenis, dan senam. Untuk lainnya, nanti sambil lalu kami persiapkan,” jelasnya.

Venue sepak bola rencananya akan ditaruh di Gelora Merdeka Kraksaan; renang akan bisa memakai kolam renang YTL; untuk tenis digelar di halaman kantor Kecamatan Kraksaan; senam dan badminton di Sasana Krida. Pihaknya juga berencana untuk mengajukan pembukaan Porprov pada tahun tersebut di Kraksaan.

“Jadi sekalian. Kami inginnya pembukaan itu di Kraksaan, tepatnya di Gelora Merdeka. Karenanya nanti stadion itu akan kami poles sebagus mungkin,” ungkapnya.

Saat ditanya anggaran dana untuk melakukan persiapan Porprov itu, ia mengatakan sampai saat ini masih belum membahasnya. Menurutnya, pembahasan anggaran dana masih akan dilakukan pada rapat bersama dengan KONI.

“Anggarannya belum. Nanti kami bahas bersama KONI. Berapa jumlah yang dibutuhkan dan untuk apa saja. Untuk saat ini masih belum,” ungkapnya. (sid/fun)