alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Ada Hujan Es di Krucil, BPBD Imbau Warga Waspada saat Musim Peralihan

KRUCIL, Radar Bromo – Hujan es terjadi beberapa waktu lalu di Dusun Kebun Panas, Desa Krobungan, Krucil. Fenomena ini membuat warga setempat takjub sekaligus khawatir. Pasalnya hujan es ini pertama kali di Desa tersebut.

Perangkat Desa Krobungan, Mahfudianto, mengatakan kejadian hujan es itu terjadi hari Kamis (3/10) lalu. Hujan tersebut turun berkisar pukul 14.00-15.30. Saat itu terjadi hujan deras disertai dengan angin yang kencang.

“Memang sebelumnya sudah beberapa kali gerimis, namun saat itu hujan deras disertai angin. Jatuhnya air pun tak seperti biasanya, seperti kerikil yang jatuh ke atap, saya baru tahu kalau yang jatuh itu adalah butiran es ketika hujan sudah reda,” ujarnya.

Hujan es ini membuatnya terheran-heran. Pasalnya hujan es ini baru di desanya. Warga yang ada di desa juga sedikit khawatir jika hujan es ini akan terjadi lagi dan merusak atap rumah warga.

“Selama hujan berlangsung, memang tidak ada kerusakan atap rumah warga. Namun rasa khawatir pasti ada. Takutnya hujan es seperti ini akan terjadi lagi, dan merusak bangunan milik warga,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Iskandar, mengatakan bahwa sekarang memang memasuki masa pancaroba. Menjelang pergantian musim, cuaca ekstrem.

“Kemarin hujan es tidak besar sehingga tidak membahayakan, namun masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai persiapan pancaroba, warga harus mulai bersiap-siap terhadap daya rusak air. Baik itu banjir ataupun longsor yang akhirnya bisa banjir bandang.

“Untuk itu diharapkan masyarakat sudah mulai membersihkan saluran air. Terutama atap rumah sudah harus dilakukan pengecekan, sebagai salah satu wujud mitigasi risiko bencana,” jelasnya. (ar/fun)

KRUCIL, Radar Bromo – Hujan es terjadi beberapa waktu lalu di Dusun Kebun Panas, Desa Krobungan, Krucil. Fenomena ini membuat warga setempat takjub sekaligus khawatir. Pasalnya hujan es ini pertama kali di Desa tersebut.

Perangkat Desa Krobungan, Mahfudianto, mengatakan kejadian hujan es itu terjadi hari Kamis (3/10) lalu. Hujan tersebut turun berkisar pukul 14.00-15.30. Saat itu terjadi hujan deras disertai dengan angin yang kencang.

“Memang sebelumnya sudah beberapa kali gerimis, namun saat itu hujan deras disertai angin. Jatuhnya air pun tak seperti biasanya, seperti kerikil yang jatuh ke atap, saya baru tahu kalau yang jatuh itu adalah butiran es ketika hujan sudah reda,” ujarnya.

Hujan es ini membuatnya terheran-heran. Pasalnya hujan es ini baru di desanya. Warga yang ada di desa juga sedikit khawatir jika hujan es ini akan terjadi lagi dan merusak atap rumah warga.

“Selama hujan berlangsung, memang tidak ada kerusakan atap rumah warga. Namun rasa khawatir pasti ada. Takutnya hujan es seperti ini akan terjadi lagi, dan merusak bangunan milik warga,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Iskandar, mengatakan bahwa sekarang memang memasuki masa pancaroba. Menjelang pergantian musim, cuaca ekstrem.

“Kemarin hujan es tidak besar sehingga tidak membahayakan, namun masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai persiapan pancaroba, warga harus mulai bersiap-siap terhadap daya rusak air. Baik itu banjir ataupun longsor yang akhirnya bisa banjir bandang.

“Untuk itu diharapkan masyarakat sudah mulai membersihkan saluran air. Terutama atap rumah sudah harus dilakukan pengecekan, sebagai salah satu wujud mitigasi risiko bencana,” jelasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/