alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Polisi Periksa Ketua KPU-Dua Staf, Jadi Saksi Kasus Ijazah Palsu Dewan Gerindra

PAJARAKAN, Radar Bromo – Dengan memakai kaos lengan panjang warna biru dan celana training hitam, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim, Jumat (6/9) mendatangi Mapolres Probolinggo. Ia datang untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan ijazah palsu anggota Dewan dari partai Gerindra, Abdul Kadir.

Lukman Hakim tak sendirian. Dia bersama dua staf KPU, yang dahulu bertugas dalam pengumpulan berkas dan verifikasi. Mereka diperiksa di ruangan Unit Pidana Umum. Ketiganya diperiksa secara bersamaan di ruangan itu. Kira-kira sekitar satu jam lamanya mereka didalam ruangan. Selesai diperiksa, ketiganya langsung salat Jumat di masjid Polres.

Lukman sapaan akrab ketua KPU itu mengatakan, ada beberapa poin yang ditanyakan penyidik kepada pihaknya. Antara lain tugas dan tupoksi KPU, proses verifikasi berkas caleg, legalisir ijazah caleg. Itu semua ditanyakan berurutan oleh pihak penyidik.

“Untuk verifikasi saya jawab, di KPU verifikasi hanya dilakukan dengan cara mencocokan ijazah dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Dan legalisir ijazah tentunya sudah. Sebab, untuk caleg itu legalisirnya oleh Dinas Pendidikan,” katanya seusai menjalani pemeriksaan.

Lukman juga menjelaskan, untuk perihal pendaftaran, sebenarnya pihaknya tidak ikut-ikut. Sebab, proses pendaftaran dan verifikasi itu dilakukan oleh Komisioner KPU periode 2013-2018. Ia sendiri menjabat sebagai komisoner KPU, menerima matangnya.

“Kami komisioner yang baru ini kan dilantik sebelas hari sebelum pemilu. Jadi kami menerima matangnya. Untuk prosesnya kami tidak ikut,” katanya.

Selain diperiksa, ada beberapa berkas yang miliknya, yang disita polisi. Itu yakni dokumen ijazah terduga pemalsuan. Dokomen itu disita guna kepentingan penyelidikan. “Itu (dokumen) saja yang disita,” jelasnya singkat.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto menjelaskan, pemanggilan petinggi KPU untuk untuk diperiksa sebagai saksi. Mereka diperiksa perihal proses pendaftaran dan juga mengenai berkas berkas serta verifikasinya. “Itu saja yang ditanyakan. Tidak ada yang lain,” katanya.

Lebih lanjut, menurutnya besar kemungkinan nantinya pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Komisioner KPU periode sebelumnya. Itu lantaran mereka yang tau mengenai prosesnya. “Masih kami rencanakan. Tetapi, melihat hasil pemeriksaan ini dulu,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian juga telah memanggil beberapa saksi untuk diperiksa. Antaranya pihak Bawaslu, Dinas Pendidikan dan beberapa saksi lain. Kasus ini, masih terus ditangani.

Diberitakan sebelumnya, dewan terpilih dari partai Gerindra tersandung kasus Ijazah palsu. Dia adalah Abdul Kadir. Ia diduga menggunakan ijazah palsu untuk mendaftar menjadi caleg dari Dapil II. Karena hal itu, ia banyak diprotes. Perkara ini saat telah ditangani oleh pihak kepolisian. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sepekan Tak Diketahui, Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Sesuai keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit Diabetes.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19.

Begini Kondisi Wawali Probolinggo yang Dirawat di Surabaya

Dr Abraar Kuddah menjelaskan, kondisi wawali stabil on ventilator

Pasutri Bertengkar, Rumah di Jl Supriyadi Probolinggo Dilalap Api

“Pasangan suami istri itu baru jadi warga disini. Tadi sempet bertengkar hebat,” ujar salah satu tetangga.

Hanya Bisa Bangun 6 Rambu Penunjuk Wisata di Lokasi Ini

Pasca dilakukan refocusing anggaran, Dishub hanya mampu membangun 6 rambu penunjuk arah menuju lokasi wisata.