alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

DPRD Kota Probolinggo Targetkan Bentuk AKD 1 Pekan

KANIGARAN, Radar Bromo – Pimpinan sementara DPRD Kota Probolinggo menargetkan alat kelengkapan dewan (AKD) bisa terbentuk dalam 1 minggu ke depan. Saat ini masih menunggu SK DPP masing-masing partai politik (parpol) untuk posisi pimpinan DPRD definitif.

“Paling tidak untuk menyelesaiakan AKD ini, dalam waktu 1 minggu sudah selesai. Makanya, ada waktu ini kami menyusun draf tatib. Agar ketika pimpinan DPRD definitif terbentuk, tinggal membentuk pansus dan membahas Tatib DPRD,” ujar Abdul Mujib, ketua DPRD Sementara Kota Probolinggo, Jumat (6/9).

DPRD sejak Selasa (3/9) telah bersurat kepada parpol yang menempati posisi Pimpinan DPRD untuk segera mempercepat turunnya SK Penetapan Pimpinan DPRD. Surat ini kemudian disampaikan kepada masing-masing DPP untuk menjadi landasan agar SK segera cepat turun.

“Jika SK ini turun, maka bisa segera dibentuk pimpinan DPRD definitif dan dilanjutkan dengan pembahasan Tatib DPRD yang diawali dengan Pembentukan Pansus. Setelah itu baru AKD,” jelasnya.

Mujib menjelaskan, bahwa tidak hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja yang menunggu proses pembahasan P-APBD. Namun, DPRD Kota Probolinggo juga menunggu proses pembahasan P-APBD 2019.

“Anggaran DPRD melalui APBD sudah habis. Maka, perlu tambahan anggaran melalui P-APBD 2019 ini,” ujarnya.

Baru setelah AKD terbentuk, bisa dilakukan pembahasan P-APBD 2019. Pembahasan langsung dilakukan melalui Badan Anggaran (Banggar) yang sudah terbentuk.

“Batas waktu pembahasan P-APBD 2019 ini sampai 30 September 2019. Baru setelah itu dikirimkan ke gubernur untuk dilakukan evaluasi,” ujarnya.

Proses evaluasi ini diperkirakan memakan waktu 1 sampai 2 minggu. Selanjutnya, hasil evaluasi turun, P-APBD 2019 sudah bisa ditetapkan.

“Perkiraan pertengahan Oktober sudah bisa digunakan P-APBD 2019. Karena waktunya terbatas maka proyek-proyek fisik yang berat tidak bisa dilakukan melalui P-APBD 2019. Kalau seperti perbaikan jalan masih bisa dilakukan di P-APBD 2019,” jelasnya. (put/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.