alexametrics
26 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

6 Fraksi DPRD Terbentuk, Hanura Habung Gerindra

PAJARAKAN, Radar Bromo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo, bergerak cepat membentuk fraksi usai pelantikan. Jumat (6/9) DPRD bahkan sudah menggelar rapat paripurna pengumuman terbtuknya fraksi. Ada enam fraksi yang terbentuk. Dari enam fraksi itu ada satu fraksi gabungan, fraksi Hanura dan Gerindra.

Sesuai dengan pengumuman yang dilakukan, enam faksi itu diantaranya Nasdem; Golkar; PKB; PDI P; PPP. Adapun masing-masing ketuanya yakni fraksi yaitu Sugito (FraksiNasdem); Muad (FraksiPKB), Hafi Luddin Faqih (Fraksi Gerindra-Hanura), Amin Hadar (Fraksi PPP); Bambang Rubianto (Fraksi Golkar) dan Edi Susanto (Fraksi-PDIP).

Slamet Riadi, Wakil Ketua Dewan sementara mengatakan, sesuai dengan jumlah kursi yang didapatkan partai politik (Parpol), hanya enam partai yang bisa membentuk fraksi sendiri. Jumalh kursi yang didapatkan enam partai itu lebih dari batas minimal pembentukan fraksi yakni empat.

“Enam terdiri fraksi Nasdem, PKB, Golkar, Gerindra, PPP dan juga PKB. Kursinya yang cukup untuk membentuk fraksi,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, hanya Hanura yang tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Itu lantaran kursi yang didapat oleh Hanura hanya satu. Karena itu kemudian bergabung kepada fraksi partai lain. “Sesuai keputusan bersama bergabung kepartai Gerindra,” jelasnya.

Mantan ketua fraksi PPP pada periode 2014-2019 itu mengatakan, pada pembahasan pembentukan fraksi tersebut sempat alot. Pasalnya, secara pribadi Suwono, dewan dari Hanura, menginginkan untuk gabung Nasdem. Partai Nasdem awalnya menyanggupi. Namun, pembentukan fraksi tersebut harus ada rekom dari partainya.

“Tetapi itu tidak sampai terjadi. Kemudian PDIP menyodorkan surat yang isinya Hanura gabung dengan fraksinya. Itu sesuai dengan pada periode sebelumnya,” ujar politisi PPP itu.

Surat tersebut ternyata tanpa persetujuan dari pada ketua DPC Hanura. Sementara dibelakang itu semua, ternyata ketua Hanura sudah dilamar terlebih dulu oleh Gerindra. Sehingga, tersusun surat Hanura gabung Gerindra.

“Itu yang terjadi selama pembahasan. Dan pada akhirnya Hanura gabung dengan Gerindra,” jelasnya.

Perlu diketahui, berdasarkan hasil pemilu 17 April lalu Nasdem mendapatkan 16 kursi, PKB 7 kursi, Gerindra 7 kursi, Golkar 7 kursi dan PPP 7 kursi. Sedangkan PDIP mendapatkan 5 kursi dan Hanura 1 kursi. Karena itu, di DPRD kabupaten Probolinggo hanya ada enam fraksi. (sid/fun)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo, bergerak cepat membentuk fraksi usai pelantikan. Jumat (6/9) DPRD bahkan sudah menggelar rapat paripurna pengumuman terbtuknya fraksi. Ada enam fraksi yang terbentuk. Dari enam fraksi itu ada satu fraksi gabungan, fraksi Hanura dan Gerindra.

Sesuai dengan pengumuman yang dilakukan, enam faksi itu diantaranya Nasdem; Golkar; PKB; PDI P; PPP. Adapun masing-masing ketuanya yakni fraksi yaitu Sugito (FraksiNasdem); Muad (FraksiPKB), Hafi Luddin Faqih (Fraksi Gerindra-Hanura), Amin Hadar (Fraksi PPP); Bambang Rubianto (Fraksi Golkar) dan Edi Susanto (Fraksi-PDIP).

Slamet Riadi, Wakil Ketua Dewan sementara mengatakan, sesuai dengan jumlah kursi yang didapatkan partai politik (Parpol), hanya enam partai yang bisa membentuk fraksi sendiri. Jumalh kursi yang didapatkan enam partai itu lebih dari batas minimal pembentukan fraksi yakni empat.

“Enam terdiri fraksi Nasdem, PKB, Golkar, Gerindra, PPP dan juga PKB. Kursinya yang cukup untuk membentuk fraksi,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, hanya Hanura yang tidak bisa membentuk fraksi sendiri. Itu lantaran kursi yang didapat oleh Hanura hanya satu. Karena itu kemudian bergabung kepada fraksi partai lain. “Sesuai keputusan bersama bergabung kepartai Gerindra,” jelasnya.

Mantan ketua fraksi PPP pada periode 2014-2019 itu mengatakan, pada pembahasan pembentukan fraksi tersebut sempat alot. Pasalnya, secara pribadi Suwono, dewan dari Hanura, menginginkan untuk gabung Nasdem. Partai Nasdem awalnya menyanggupi. Namun, pembentukan fraksi tersebut harus ada rekom dari partainya.

“Tetapi itu tidak sampai terjadi. Kemudian PDIP menyodorkan surat yang isinya Hanura gabung dengan fraksinya. Itu sesuai dengan pada periode sebelumnya,” ujar politisi PPP itu.

Surat tersebut ternyata tanpa persetujuan dari pada ketua DPC Hanura. Sementara dibelakang itu semua, ternyata ketua Hanura sudah dilamar terlebih dulu oleh Gerindra. Sehingga, tersusun surat Hanura gabung Gerindra.

“Itu yang terjadi selama pembahasan. Dan pada akhirnya Hanura gabung dengan Gerindra,” jelasnya.

Perlu diketahui, berdasarkan hasil pemilu 17 April lalu Nasdem mendapatkan 16 kursi, PKB 7 kursi, Gerindra 7 kursi, Golkar 7 kursi dan PPP 7 kursi. Sedangkan PDIP mendapatkan 5 kursi dan Hanura 1 kursi. Karena itu, di DPRD kabupaten Probolinggo hanya ada enam fraksi. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/