alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

Tak Suka Pemerintahan dan PDIP, Pemuda Sumbergedang Posting Hoax, Berakhir Dibui

BANGIL –Pemilik akun facebook (FB) Wantoadjie diamankan anggota cyber crime Satreskrim Polres Pasuruan. Pengamanan dilakukan karena pemilik diduga mem-posting dan menyebarkan berita bohong di jejaring sosial.

Pelaku adalah Purwanto, 29, warga Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Dia disangka melanggar pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 sebagaimana perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso menguraikan, kasus ini bermula dari laporan Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi. Andri melaporkan, akun FB Wantoadjie mem-posting berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Dalam posting-annya itu, ada hal-hal yang dinilai merugikan partai.

Akibatnya, pengurus dan simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan gerah. Mereka tak terima dengan posting-an yang dibuat pelaku.

“Hingga akhirnya, pengurus partai dan simpatisan mendatangi Polres Pasuruan dan membuat aduan. Mereka datang ke Polres Selasa (4/9),” kata Busan, panggilan Budi Santoso.

Dari situlah, pihak kepolisian kemudian melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, petugas mengamankan yang bersangkutan. “Statusnya masih terlapor. Masih kami dalami,” kata Busan.

Disampaikan Busan, pelaku menyebarkan beragam informasi, setelah merasa kecewa dengan pemerintahan yang ada saat ini. Hingga kekecewaan itu, diluapkannya ke media sosial. “Kami masih mengamankan. Tapi belum melakukan penahanan,” sampainya lagi.

Bila terbukti melanggar pasal ITE, Purwanto terancam hukuman berat. Ancaman 6 tahun penjara, menantinya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi mengapresiasi kinerja kepolisian dalam penanganan perkara yang dilaporkannya itu. Ia menjelaskan, perkara yang dilaporkannya itu bermula dari posting-annya melalui grub-grub facebook.

Menurut Andri, terlapor menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Dalam posting-annya itu pula, ada hal-hal yang dinilai merugikan partai. Seperti PDI Perjuangan yang berencana untuk menutup ponpes ataupun partai tersebut dianggap kafir.

“Sangat lucu. Padahal, ketika hari santri kemarin, Pasuruan menjadi pusat kegiatan. Ketua kami juga hadir di sana,” sambungnya.

Ia berharap, kasus ini menjadi pelajaran. Supaya, masyarakat tidak mudah menyebarkan berita-berita ataupun informasi yang belum tentu kebenarannya.

Sementara itu, Purwanto saat ditemui awak media mengaku, dirinya tidak mengetahui bahwa perbuatannya bisa berujung ke polisi. Ia hanya merasa kecewa dengan kebijakan pemerintah. Karena di saat panen raya, kran impor beras dibuka.

“Saya hanya ikut-ikutan meneruskan posting-an. Saya tidak menyangka akan jadi seperti ini,” bebernya. (one/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PWI Probolinggo Bangkit setelah 10 Tahun Vakum  

General Manager Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti, terpilih sebagai ketua PWI Probolinggo Persiapan.

Penuhi Syarat, JMSI Serahkan Berkas Pendaftaran ke Dewan Pers

Dideklarasikan 8 Februari 2020, dalam waktu singkat JMSI dapat memenuhi persyaratan menjadi konstituen Dewan Pers.

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.