alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Dua Pelaku Pencurian asal Kisik di Kraton Dibekuk, Pernah Beraksi di 20 TKP

PURWOREJO, Radar Bromo – Usai sudah petualangan Abdul Hasyim, 19 dan M. Faris, 20 dalam dunia pencurian. Kedua pria asal Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan itu kini harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji besi usai diamankan oleh Polresta Pasuruan.

Dari tangan mereka, Satreskrim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Diantaranya, motor nopol N 3854 X dan satu motor tanpa pelat nomor yang digunakan saat merampas HP milik Dwi Uliyah Sari, 15 warga Jalan Hasanuddin, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo.

“Terakhir, mereka beraksi di depan TPU Bugulkidul pada Sabtu 8 Juni lalu. Usai dilakukan pengembangan, ternyata mereka pernah beraksi di 20 TKP. Kami masih memburu dua teman pelaku lainnya,” ungkap Kasatreskrim Polresta Pasuruan, AKP Slamet Santoso.

Slamet menyebut kedua pelaku selalu mengincar HP milik korbannya. Diantara aksi kejahatannya dilakukan di Pelabuhan Pasuruan dengan merampas HP merk Xiaomi; di depan PG3I berupa HP merk Asus; belakang stadion Untung Surapati berupa HP merk Samsung.

Mantan Kapolsek Purwodadi ini menjelaskan modus yang dilakukan pelaku dengan melakukan hunting pada calon korban. Saat melihat ada sasaran di tempat sepi, mereka pura-pura bertanya alamat. Saat itulah, pelaku merampas HP korban. Jika korban melawan, pelaku mengancam dengan celurit.

Menurut pengakuan keduanya, mereka tidak pernah merampas motor korban dan hanya mengambil HP saja. Mayoritas aksi dilakukan di tempat sepi di areal perkotaan, seperti di stadion dan gor Unsur maupun depan taman pekuncen. Rata-rata dilakukan di atas pukul 21.00.

“Kalau pengakuan keduanya, mereka tidak pernah melukai korban. Celurit dibawa untuk menakut-nakuti. Hasil dari penjualan HP digunakan untuk keperluan sehari hari dan foya foya. Keduanya kami kenakan pasal 363 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancamannya tujuh tahun,” terang Slamet. (riz/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo – Usai sudah petualangan Abdul Hasyim, 19 dan M. Faris, 20 dalam dunia pencurian. Kedua pria asal Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan itu kini harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji besi usai diamankan oleh Polresta Pasuruan.

Dari tangan mereka, Satreskrim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Diantaranya, motor nopol N 3854 X dan satu motor tanpa pelat nomor yang digunakan saat merampas HP milik Dwi Uliyah Sari, 15 warga Jalan Hasanuddin, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo.

“Terakhir, mereka beraksi di depan TPU Bugulkidul pada Sabtu 8 Juni lalu. Usai dilakukan pengembangan, ternyata mereka pernah beraksi di 20 TKP. Kami masih memburu dua teman pelaku lainnya,” ungkap Kasatreskrim Polresta Pasuruan, AKP Slamet Santoso.

Slamet menyebut kedua pelaku selalu mengincar HP milik korbannya. Diantara aksi kejahatannya dilakukan di Pelabuhan Pasuruan dengan merampas HP merk Xiaomi; di depan PG3I berupa HP merk Asus; belakang stadion Untung Surapati berupa HP merk Samsung.

Mantan Kapolsek Purwodadi ini menjelaskan modus yang dilakukan pelaku dengan melakukan hunting pada calon korban. Saat melihat ada sasaran di tempat sepi, mereka pura-pura bertanya alamat. Saat itulah, pelaku merampas HP korban. Jika korban melawan, pelaku mengancam dengan celurit.

Menurut pengakuan keduanya, mereka tidak pernah merampas motor korban dan hanya mengambil HP saja. Mayoritas aksi dilakukan di tempat sepi di areal perkotaan, seperti di stadion dan gor Unsur maupun depan taman pekuncen. Rata-rata dilakukan di atas pukul 21.00.

“Kalau pengakuan keduanya, mereka tidak pernah melukai korban. Celurit dibawa untuk menakut-nakuti. Hasil dari penjualan HP digunakan untuk keperluan sehari hari dan foya foya. Keduanya kami kenakan pasal 363 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancamannya tujuh tahun,” terang Slamet. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/