alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Dua Pelaku Pencurian asal Kisik di Kraton Dibekuk, Pernah Beraksi di 20 TKP

PURWOREJO, Radar Bromo – Usai sudah petualangan Abdul Hasyim, 19 dan M. Faris, 20 dalam dunia pencurian. Kedua pria asal Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan itu kini harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji besi usai diamankan oleh Polresta Pasuruan.

Dari tangan mereka, Satreskrim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Diantaranya, motor nopol N 3854 X dan satu motor tanpa pelat nomor yang digunakan saat merampas HP milik Dwi Uliyah Sari, 15 warga Jalan Hasanuddin, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo.

“Terakhir, mereka beraksi di depan TPU Bugulkidul pada Sabtu 8 Juni lalu. Usai dilakukan pengembangan, ternyata mereka pernah beraksi di 20 TKP. Kami masih memburu dua teman pelaku lainnya,” ungkap Kasatreskrim Polresta Pasuruan, AKP Slamet Santoso.

Slamet menyebut kedua pelaku selalu mengincar HP milik korbannya. Diantara aksi kejahatannya dilakukan di Pelabuhan Pasuruan dengan merampas HP merk Xiaomi; di depan PG3I berupa HP merk Asus; belakang stadion Untung Surapati berupa HP merk Samsung.

Mantan Kapolsek Purwodadi ini menjelaskan modus yang dilakukan pelaku dengan melakukan hunting pada calon korban. Saat melihat ada sasaran di tempat sepi, mereka pura-pura bertanya alamat. Saat itulah, pelaku merampas HP korban. Jika korban melawan, pelaku mengancam dengan celurit.

Menurut pengakuan keduanya, mereka tidak pernah merampas motor korban dan hanya mengambil HP saja. Mayoritas aksi dilakukan di tempat sepi di areal perkotaan, seperti di stadion dan gor Unsur maupun depan taman pekuncen. Rata-rata dilakukan di atas pukul 21.00.

“Kalau pengakuan keduanya, mereka tidak pernah melukai korban. Celurit dibawa untuk menakut-nakuti. Hasil dari penjualan HP digunakan untuk keperluan sehari hari dan foya foya. Keduanya kami kenakan pasal 363 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancamannya tujuh tahun,” terang Slamet. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Rencana Normalisasi Kalimati; Sosialisasikan Uang Pengganti Rumah

Penggusuran memang menjadi pilihan saat program normalisasi Kalimati atau Bangiltak direalisasikan. Tapi, hal itu tidak akan dilakukan serta merta tanpa solusi bagi warga.

Ini Kata Misbakhun tentang UU Ciptaker, Disebut Justru Pro Rakyat

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, menepis isu miring mengenai UU Cipta Kerja.

Dewan Sebut Pemilik Usaha yang Cemarkan Kaliputih Harus Disanksi

Komisi 3 DPRD Kabupaten Pasuruan, mendesak kasus ini terus diselidiki dan pemilih usaha harus disanksi tegas.

BSU Pekerja Gelombang 2 Pasuruan-Probolinggo Cair Mulai November

Pencairan gelombang pertama sudah dicairkan sebesar Rp 1,2 juta sejak pertengahan Agustus sampai Oktober ini.

Laporan Perusakan APK Belum Sempurna, Tim Punya Waktu Dua Hari

Syarat formil itu meliputi subyek pelapor, terlapor, waktu kejadian serta saksi-saksi.