Koni Siap Anggarkan Sanksi Persikapro di Liga 3

PROBOLINGGO – Pengurus PSSI Asosiasi Kabupaten Probolinggo kini tak perlu risau dengan sanksi yang diberikan PSSI Asprov Jatim. Ini, lantaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten setempat, bakal menggelontorkan sisa dana yang belum cair. Termasuk untuk PSSI, khususnya Persikapro.

Bukan hanya cabang olahraga sepak bola. KONI Kabupaten Probolinggo juga bakal memberikan perhatian kepada semua pengurus cabor. Hal ini dalam rangka untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Dana pembinaan dari KONI terkendala lantaran setelah April, ketua KONI yang lama, Gandhi Hartoyo mengundurkan diri. Sehingga, pengeluaran dana pembinaan tidak memungkinkan untuk diproses pengeluarannya tanpa ketua. Sehingga, Juli lalu melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) baru terpilih Sugeng Nurfindarko sebagai ketua KONI yang baru.

Di sisi lain, pencairan dana pembinaan kepada cabor ada sejumlah syarat yang dipenuhi. Yaitu, tidak ada konflik pengurusan di cabor. Maka, cabor akan di-support. Asosiasi PSSI Kabupaten Probolinggo perlu menuntaskan konsolidasi pengurus. Dana pembinaan cabor sepak bola memang lebih banyak daripada cabor lainnya. Karena sepak bola olahraga masyarakat.

“Kami support mulai Agustus, baik futsal dan sepak bola,” terang Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nurfindarko.

Dana pembinaan cabor bisa dikeluarkan dengan ketentuan surat pertanggungjawaban (SPj) triwulan pertama. Ketentuan lainnya adalah proposal program triwulan ke tiga. (hil/fun)