alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Panen Raya Mulai Bulan Depan, Harga Bawang di Probolinggo Berpotensi Terus Anjlok

DRINGU, Radar Bromo – Harga bawang merah di Pasar Bawang Kabupaten Probolinggo terus alami penurunan. Beberapa bulan sebelumnya, harga bawang merah sempat tembus Rp 50 ribu per kilogram. Kini harga terus turun, bahkan diprediksi bulan depan harga bawang merah akan anjlok. Sebab, sejumlah daerah lain memasuki panen raya.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di Pasar Bawang Dringu, suasana ramai pedagang dengan tumpukan bawang merah masih jadi tontonan utama. Tetapi, kondisi pengunjung atau pembeli yang datang tampak sepi. Sedangkan kualitas bawang merah yang ada hampir semuanya bagus.

”Sepi pembeli. Harganya juga terus turun. Sekarang harga bawang merah sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu. Kalau bulan-bulan sebelumnya bisa tembus Rp 45 ribu lebih,” kata Yuyun, salah satu pedagang bawang merah asal Kraksaan.

Sutaman, kepala Pasar Bawang Dringu saat ditemui membenarkan kondisi harga bawang merah terus turun. Ada harga berkisar Rp 20 ribu ke atas. Bawang merah kualitas super saat ini hanya sekitar Rp 28 ribu.

”Memang harga bawang merah sempat mahal sampai Rp 48 ribu. sekarang sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu. Tapi, harga ini sudah termasuk bagus,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kondisi harga bawang merah, dikatakan Sutaman, diprediksi akan terus turun. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bulan depan harga bawang bisa anjlok. Karena bulan depan sejumlah daerah penghasil bawang merah mulai panen raya. Seperti Brebes dan Nganjuk.

”Diperkirakan bulan Agustus harga sangat murah. Karena sejumlah daerah luar mulai panen raya,” ungkapnya.

Disinggung soal upaya Pemkab Probolinggo antisipasi dan mencegah anjloknya harga bawang merah? Sutaman menjelaskan, pemkab seperti tahun sebelumnya, program ekspor bawang merah untuk menjaga harga. Direncanakan tahun ini akan ekspor setelah dibuka. ”Biasanya bawang merah buka untuk diekspor,” ujarnya. (mas/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Suhu Tubuh Tinggi saat Coblosan, Bisa Gunakan Bilik Khusus

Bilik khusus itu akan disediakan di seluruh TPS pada Pilwali Pasuruan 2020.

Taman di Kraksaan Mayoritas Belum Penuhi Standar Estetika

Sejumlah taman di Kabupaten Probolinggo, terus diperbaiki. Sebab, DLH Kabupaten Probolinggo, menilai mayoritas taman yang ada belum memenuhi standar estetika yang diperlukan.

Rehab GOR Raci Bangil Diusulkan Rp 4 M Tahun 2021

Wajah GOR Sasana Krida Anoraga di Raci Bangil bisa banyak berubah tahun depan.

Warning Proyek Pipanisasi Bernilai Miliaran karena Rentan Terlambat

Proyek jaringan pipa air bersih di tiga kecamatan, menjadi sorotan legislatif.

Polemik Ujian Perangkat Desa Ngerong, Dewan Tunggu Ini

Polemik pelaksanaan tes ujian perangkat Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, masih belum berakhir.