alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

41 Penderita Covid-19 yang Dirawat di SKB Pandaan Sembuh dan Diperbolehkan Pulang

PANDAAN, Radar Bromo– Sebanyak 41 warga Kabupaten Pasuruan yang menjalani isolasi di SKB (Sehat, Kuat dan Bahagia) Pandaan, sembuh dari korona. Mereka diperkenankan pulang ke rumah. Dengan begitu, mereka bisa berkumpul kembali, dengan keluarga masing-masing.

Kepulangan mereka menjadi perhatian Forpimda. Bahkan, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf bersama Kapolres Pasuruan, AKBP Rofik Ripto Himawan serta Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh. Burhan Fajari Arfian, datang langsung ke Rumah Isolasi SKB untuk melepas kepulangan mereka.

Irsyad pun mengaku bersyukur dengan lompatan jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 tersebut. Karena semakin banyaknya pasien yang sembuh, akan berdampak terhadap pasien yang lain. Karena secara phsikis, akan memotivasi pasien lain untuk bisa sembuh.

“Alhamdulillah, banyak pasien yang sembuh dari Covid-19. Tentunya, ini akan menjadi motivasi bagi pasien yang lain agar bisa sembuh juga dari korona,” ujar Irsyad melalui juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad.

Menurut Ifud-sapaan Syaifudin Ahmad, ke-41 pasien sembuh itu, berasal dari sejumlah kecamatan. Tercatat, ada 22 warga yang berasal dari Kecamatan Gempol. Lalu, ada 5 warga yang berasal dari Bangil. Ada pula dari Gondangwetan sebanyak 3 orang. Serta, dari Pandaan sebanyak 5 orang. Juga ada dari Sukorejo, sejumlah 2 orang. Dan dari Rejoso, Purwosari, Kraton dan Purwodadi, masing-masing satu orang.

Ia pun meyakinkan, penyakit Covid-19 ini bisa disembuhkan. Tentunya, dengan semangat tinggi dalam menerapkan protokoler kesehatan. Baik dengan rajin mencuci tangan, mengkonsumsi makanan bergizi, melengkapi asupan vitamin serta menjaga pola pikir agar selalu positif.

Selama menjalani perawatan, para pasien sembuh itu terus mendapat motivasi dari petugas kesehatan. “Disamping juga, vitamin dan minuman prebiotik selalu diberikan setiap harinya,” urainya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Sebab, perang terhadap Covid-19 belum berakhir. “Dan peran masyarakat ini, sangat dibutuhkan agar wabah korona benar-benar bisa ditanggulangi,” tambahnya.

Dengan banyaknya pasien sembuh itu, jumlah pasien yang “terbebas” dari Covid-19 kian meningkat. Sebelumnya, ada 83 orang yang sembuh dari korona. Kini, jumlahnya mencapai 124 orang. (one/fun)

PANDAAN, Radar Bromo– Sebanyak 41 warga Kabupaten Pasuruan yang menjalani isolasi di SKB (Sehat, Kuat dan Bahagia) Pandaan, sembuh dari korona. Mereka diperkenankan pulang ke rumah. Dengan begitu, mereka bisa berkumpul kembali, dengan keluarga masing-masing.

Kepulangan mereka menjadi perhatian Forpimda. Bahkan, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf bersama Kapolres Pasuruan, AKBP Rofik Ripto Himawan serta Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh. Burhan Fajari Arfian, datang langsung ke Rumah Isolasi SKB untuk melepas kepulangan mereka.

Irsyad pun mengaku bersyukur dengan lompatan jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 tersebut. Karena semakin banyaknya pasien yang sembuh, akan berdampak terhadap pasien yang lain. Karena secara phsikis, akan memotivasi pasien lain untuk bisa sembuh.

“Alhamdulillah, banyak pasien yang sembuh dari Covid-19. Tentunya, ini akan menjadi motivasi bagi pasien yang lain agar bisa sembuh juga dari korona,” ujar Irsyad melalui juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad.

Menurut Ifud-sapaan Syaifudin Ahmad, ke-41 pasien sembuh itu, berasal dari sejumlah kecamatan. Tercatat, ada 22 warga yang berasal dari Kecamatan Gempol. Lalu, ada 5 warga yang berasal dari Bangil. Ada pula dari Gondangwetan sebanyak 3 orang. Serta, dari Pandaan sebanyak 5 orang. Juga ada dari Sukorejo, sejumlah 2 orang. Dan dari Rejoso, Purwosari, Kraton dan Purwodadi, masing-masing satu orang.

Ia pun meyakinkan, penyakit Covid-19 ini bisa disembuhkan. Tentunya, dengan semangat tinggi dalam menerapkan protokoler kesehatan. Baik dengan rajin mencuci tangan, mengkonsumsi makanan bergizi, melengkapi asupan vitamin serta menjaga pola pikir agar selalu positif.

Selama menjalani perawatan, para pasien sembuh itu terus mendapat motivasi dari petugas kesehatan. “Disamping juga, vitamin dan minuman prebiotik selalu diberikan setiap harinya,” urainya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Sebab, perang terhadap Covid-19 belum berakhir. “Dan peran masyarakat ini, sangat dibutuhkan agar wabah korona benar-benar bisa ditanggulangi,” tambahnya.

Dengan banyaknya pasien sembuh itu, jumlah pasien yang “terbebas” dari Covid-19 kian meningkat. Sebelumnya, ada 83 orang yang sembuh dari korona. Kini, jumlahnya mencapai 124 orang. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/