Giliran Mobilio Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Beji dekat Yonkav

BEJI – Petaka kembali terjadi di perlintasan kereta api (KA) di sekitar markas Yonkav Beji. Setelah Januari silam sebuah travel dihantam KA Jayabaya, Senin (6/5) sore giliran mobil Honda Mobilio disantap KA Wijaya Kusuma yang melintas dari arah Pasuruan ke Surabaya.

RINGSEK: Honda Mobilio usai ditabrak KA Wijaya Kusuma di perlintasan di Beji, Senin (6/5) sore. (Istimewa)

Insiden itu berlangsung sekitar pukul 17.20, saat mendekati waktu buka puasa. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, tiga penumpang mobil warna putih nopol W 1497 NT tersebut mengalami luka-luka. Mereka adalah Romulus, 25; Ronaldi, 31; dan Cristian, 20.

Menurut Abdur Rohim, warga Beji yang menjadi saksi mata kejadian, waktu itu mobil Honda Mobilio tersebut melaju dari arah selatan menuju Jalan Raya Bangil-Surabaya. Mobil tersebut melaju dengan kecepatan sedang hingga nyaris melewati perlintasan rel KA Yonkav.

Ia mengaku sempat berteriak agar sopir berhenti dan tidak melintas rel KA setempat. “Saya teriaki, tapi tidak diindahkan. Mobil tetap melaju hingga nyaris melewati perlintasan rel KA tersebut,” kata Rohim.

Namun, belum sampai lewat seluruhnya, tiba-tiba kereta tersebut langsung menyambar bagian belakang mobil. Tabrakan keras itu membuat mobil terpelanting hingga 180 derajat. Saat itulah, bagian depan mobil menabrak gerbong kereta. Akibatnya, mobil itu pun ringsek.

Akibat tabrakan itu, tiga dari empat penumpang mobil harus dirawat intensif. Mereka mengalami luka serius sehingga harus dilakukan penanganan.

Ristiya, 21, salah satu penumpang mobil Mobilio itu menguraikan, waktu itu mereka baru saja dari kantor Jasa Marga di Sidowayah, Kecamatan Beji. Rencananya, mereka akan pulang ke Sidoarjo.

Ia tak mengetahui persis kronologi kejadian. “Kami baru saja jemput Cristian dan hendak pulang ke Sidoarjo. Saya tidak tahu persis karena waktu itu saya main HP,” akunya.

Ketika itu, ia berada di samping Romulus, 25 yang sedang menyopir. Sementara Cristian dan Ronaldi, berada di bagian belakang. “Kejadiannya tiba-tiba saja. Saya kaget,” sampainya.

Kanitlantas Polsek Beji Iptu I Gede Sukaana mengaku, masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. “Kami masih belum tahu persis. Masih penyelidikan,” tukasnya. (one/fun)