alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Ini Jam Kerja Tenaga Medis di RSUD Tongas Bila Jadi RS Khusus Pasien Covid-19

TONGAS, Radar Bromo – Bupati Probolinggo, Hj. P. Tantriana Sari, Senin (6/4) mengecek langsung kesiapan RSUD Tongas sebagai rumah sakit khusus untuk menangani pasien Covid-19. Sebanyak 55 ruang isolasi siap difungsikan dan ratusan dokter serta tenaga medis, siap beroperasi. Mereka pun dijadwal 18 hari kerja dan 18 hari istirahat.

Selama 18 hari kerja itu, para dokter atau tenaga medis, tidak diperbolehkan pulang. Tetapi, dikarantina di hotel dan rumah dinas rumah sakit yang telah disiapkan. Dengan begitu, para dokter dan tenaga medis tetap bisa maksimal dalam upaya penanganan pasien Covid-19.

Dalam RSUD Tongas itu, mulai dari depan ruang resepsionis, pengunjung diwajibkan ke cuci tangan. Ruang tunggu pelayanan depan masuk zona hijau. Memasuki ke ruangan lebih dalam, ada sekat pintu kaca yang sudah terpasang tanda warna kuning di lantai atau zona kuning. Saat memasuki ruangan (zona kuning) itu, tenaga medis menggunakan alat pelindung biasa, mulai dari masker, sarung kepala, sarung tangan dan kaos kaki.

LENGKAP: Bupati Probolinggo meninjau kesiapan RSUD Tongas. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Kemudian, ada ruang IGD yang masuk kategori zona merah. Semua petugas medis ataupun dokter yang ada di zona merah, harus menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap. Di situ tampak sejumlah perawat dan dokter yang mengenakan APD lengkap.

Bupati Bupati Probolinggo, Hj. P. Tantriana Sari mengatakan, setelah ditinjau langsung, RSUD Tongas dinyatakan 97 persen siap untuk menjadi RS khusus tangai pasien Covid-19. Kenapa tidak 100 persen? Karena masih ada tahapan kecil yang masih proses dan bisa langsung dilakukan. Seperti ruangan sudah lengkap dengan alat, tinggal sambungkan ke aliran listrik dan lainnya.

”Secara umum, RSUD Tongas ini sudah siap untuk melayani pasien khusus Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tongas, dr. Hariawan saat ditemui mengatakan, ada sekitar 30 dokter umum hingga spesialis yang dilibatkan dalam penanganan sosial ini. Kemudian, ada sekitar 200 lebih perawat yang terlibat di dalamnya. Tenaga dan petugas medis yang dilibatkan begitu banyak, karena pemberlakuan jam kerja.

Mereka yang ditugaskan di RSUD Tongas, memiliki tanggung jawab kerja 18 hari dan istirahat 18 hari. Nah, selama 18 hari kerja itu, tidak diperbolehkan pulang. Pihaknya sudah siapkan kamar kamar hotel untuk para medis (dokter, perawat dan lainnya). selain itu, telah disiapkan ruang yang dilengkapi tempat tidur untuk ruang istirahat sejenak bagi tenaga medis.

”Kami melibatkan dokter spesialis dan dokter umum dari semua rumah sakit di Kabupaten Probolinggo,” terangnya. (mas/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

BPBD Ajukan Tambah Truk Tangki-Mobil Double Cabin

Armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan saat ini dinilai kurang memadai.

Lanjutan Proyek PLUT-KUMKM Kembali Diusulkan Tahun Depan

Pemkot Pasuruan sejatinya sudah berencana melanjutkan proyek itu menggunakan APBD tahun ini. Namun, batal karena realokasi anggaran untuk Covid-19.

Kurang Sebulan, Proyek Pasar Gondangwetan Baru 45 Persen

Masuk akhir November ini, pengerjaan revitalisasi Pasar Gondangwetan saat ini masih 45 persen.

Dana Banpol di Kab Probolinggo Tahun 2021 Tak Naik

Pemkab Probolinggo memastikan rencana hibah dana bantuan politik (banpol) tahun depan sama dengan tahun ini.

Temukan Engsel saat Ekskavasi, Ini Analisis Kondisi Goa Jepang Dulu

Dengan ditemukannya engsel yang terbuat dari besi pada dinding mulut goa, ada analisis baru tentang Goa Jepang.