alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Bupati Probolinggo Bagikan Sembako ke Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

SUKAPURA, Radar Bromo – Tim Satgas Ekonomi Kabupaten Probolinggo terus mendata warga yang terdampak pandemi virus korona. Hingga Senin (6/4), tercatat ada hampir 10 ribu orang yang terdampak dan berhak menerima bantuan sosial (bansos) sembako.

Bahkan, kemarin Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana menyosialisasikan dan menyerahkan langsung bansos sembako itu ke warga yang terdampak. Seperti di Kecamatan Wonomerto. Di lokasi ini Bupati menyerahkan bantuan kepada para pedagang Pasar Patalan yang berhak menerima bansos sembako tersebut.

Kemudian, Bupati dua periode itu lanjut serahkan bansos sembako ke kawasan Bromo. Di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura itu, PKL (pedagang kaki lima), pelaku jasa kuda dan semua pelaku jasa wisata yang terdampak pandemi korona, mendapatkan bansos sembako. Setidaknya, ada sekitar 1.426 orang dari sektor pariwisata yang terdampak pandemi virus korona.

Bantuan sembako ini nantinya tak hanya diberikan kepada pelaku wisata. Tapi juga dari sektor lain. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Bupati Probolinggo, Hj. P. Tantriana Sari mengatakan, pemkab membagikan bansos bagi semua masyarakat yang terdampak penerapan social distancing di Kabupaten Probolinggo. Mulai dari pelaku sektor wisata, PKL yang biasa jualan di sekolah, ataupun pedagang di pasar. Tentu bansos tersebut imbas dari pengurangan jam operasional.

”Seluruh masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, akan disiapkan bantuan sosial minimal selama 3 bulan ke depan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Tantri menjelaskan, hingga kemarin hampir mendekati 10 ribu orang sebagai penerima bansos. Pihaknya, meminta pada semua camat dan kepala desa untuk memberikan informasi dan data warga yang terdampak penerapan social distancing. Supaya, saat ada warga yang terlewat bisa segera dikomunikasikan.

”Bantuan sembako mulai dari beras 10 kilogram dan kebutuhan sembako lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo, Achmad Arief saat dikonfirmasi mengatakan, proses pengkajian, penghitungan dan pendataan masyarakat yang terdampak pandemi korona, terus berjalan. Untuk tahap awal, ada sekitar 10 ribu orang yang terdampak pandemi virus korona dan berhak menerima bansos.

”Angka ini terus bergerak. Belum lagi dari sektor pertanian, perikanan, transportasi dan lainnya,” ungkapnya. (mas/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Listrik Kerap Padam, 95 Persen Disebabkan Pohon

Kejadian listrik padam atau mati lampu kerap terjadi saat musim hujan.

Maulid Nabi, Buah Impor di Probolinggo Lebih Banyak Diburu

Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW., permintaan buah segar, khususnya buah impor di Kota Probolinggo, meningkat.

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.