alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Polisi Periksa Lima Saksi untuk Selidiki Kebakaran Gudang Mebel di PSK

GADINGREJO, Radar Bromo– Penyebab kebakaran di gudang mebel UD Linda di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, masih terus diselidiki. Sejauh ini, Polres Pasuruan Kota sudah meminta keterangan lima saksi. Namun, penyebab kebakaran itu belum dipastikan.

“Masih dalam pemeriksaan pihak-pihak yang terkait, saksi-saksi. Sementara, ada lima orang yang sudah dimintai keterangannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso, kemarin.

Para saksi itu merupakan karyawan di UD Linda. Termasuk sejumlah pekerja yang menggarap bangunan gudang. Slamet juga membenarkan informasi adanya pengelasan yang dilakukan pekerja sebelum kebakaran.

Namun, polisi tak serta-merta menyimpulkan percikan las itu yang menyebabkan api berkobar. Guna memastikan penyebabnya, Slamet menegaskan, masih terus menyelidikinya secara mendalam. Salah satunya dengan memadukan keterangan saksi disertai temuan hasil olah tempat kejadian perkara. “Ada beberapa barang terbakar yang kami amankan,” ujarnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan melibatan Tim Laboratorium Forensik. Keterlibatan mereka dinilai perlu untuk bisa mengetahui pasti penyebab kebakaran. “Nanti mungkin juga akan mendatangkan Tim Labfor. Sekarang masih kami koordinasikan,” ujarnya.

Ia juga tak menyebutkan kerugian material akibat kebakaran. Sebab, sampai kemarin polisi juga belum menerima laporan dari pemilik gudang. “Kerugian belum diketahui. Kami tidak bisa mengira-ngira,” ujar Slamet.

Kemarin, lokasi kejadian pascakebakaran cukup lengang. Pintu gudang tampak tertutup rapat. Police line juga masih terlihat mengelilingi bangunan gudang yang terbakar pada Rabu (4/12) sore itu.

Saat itu kobaran api membuat warga panik. Sebab, gudang mebel ini berada di dekat Perumahan Surya Kencana, Kelurahan Gentong. Warga khawatir api merembet ke rumah penduduk. Syukur, kekhawatiran itu tak terjadi. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Jamilah Menulis Dua Buku tentang Perjuangan Guru

Pengalamannya menjadi guru itu ditulisnya dalam dua buku. Selain ingin berbagi, juga ingin kembali mengingatkan bahwa guru adalah pekerjaan yang luar biasa.

Perlu Perkuat Perencanaan Pemanfaatan Pantai di Kota Probolinggo

Rencana Pemerintah kota probolinggo untuk mendapatkan izin pengelolaan pantai belum bisa segera terlaksana. Pasalnya Proses pengajuan sampai saat ini masih belum selesai.

Dinaikkan di P-APBD, Target PBB-P2 di Kab Pasuruan Sudah Terlampaui

Target penerimaan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pasuruan dinaikkan di Perubahan APBD (P-APBD).

BPBD Ajukan Tambah Truk Tangki-Mobil Double Cabin

Armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan saat ini dinilai kurang memadai.

Lanjutan Proyek PLUT-KUMKM Kembali Diusulkan Tahun Depan

Pemkot Pasuruan sejatinya sudah berencana melanjutkan proyek itu menggunakan APBD tahun ini. Namun, batal karena realokasi anggaran untuk Covid-19.