Plt Wali Kota dan Istri ke Jerman, Ikuti Pameran Produk Unggulan di Bazaar Berlin

TUJUAN PROMOSI: PLt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo bersma Kepala Disperindag Muallif Arif bersama tiga orang lainnya, tengah berada di Jerman untuk menghadiri undangan Messe Berlin. (Foto Istimewa)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Sejak Senin lalu (4/11), Plt Walikota Pasuruan, Raharteno Teno Prasetyo beserta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan bertolak ke Jerman. Bersama rombongan sebanyak 5 orang bakal mengikuti kegiatan Bazaar Berlin dan dijadwalkan pulang pada 12 November mendatang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, rombongan Plt Wali Kota Pasuruan ini mengajak serta istrinya sebagai Ketua Dekrasnasda Kota Pasuruan. Selain itu juga Mualif Arif, Ketua Disperindag Kota Pasuruan dan 2 orang lagi yaitu pelaku usaha kreatif dari Jaringan Ekonomi Kreatif Pasuruan (Jangkep) dan satu lagi adalah pembuat olahan limbah dari kayu.

Dikonfirmasi Emy Wirasati, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan mengatakan bahwa kegiatan rombongan Plt Wali Kota Pasuruan ke Berlin, Jerman ini adalah dalam rangka mengikuti invitation (undangan) dari kegiatan Messe Berlin yang rutin mengadakan even pameran di Jerman.

“Jadi, Kota Pasuruan diundang untuk ikut pameran disana atau partisipasi. Dan ada 5 orang yang berangkat termasuk PLt Wali Kota, Kepala Disperindag, Istri Plt Wali Kota selaku ketua Dekranasda juga 2 pelaku usaha kreatif di Kota Pasuruan,” terangnya.

Emy menjelaskan bahwa kegiatan promosi atau pameran di luar negeri, memang rutin dianggarkan sekali dalam setahun. Untuk tahun 2017 lalu di Belanda, tahun 2018 lalu di Moskow, Rusia dan tahun ini di Berlin, Jerman.

Untuk kegiatan di Berlin Jerman sendiri adalah even Bazaar Berlin yang even pamerannya bertaraf internasional. Kendati berangkat tanggal 4 November kemarin, even pameran berlangsung pada 6-10 November ini. “Selain ikut pameran, juga ada pertemuan dengan kedutaan disana,” terangnya.

Sedangkan jenis produk yang dibawa disana, lanjut Emy, adalah hasil kerajinan handmade yang kreatif. Utamanya dari bahan hasil recycle. Mulai dari makram atau tali sumbu kompor untuk craft, pot bunga dari akar kayu, sampai olahan limbah kerang yang dijadikan craft dan clothing line. “Jadi yang dibawa adalah kerajinan yang handcarry, kurang lebih beratnya 30 kg dan bisa dibawa via pesawat,” terangnya.

Dikatakan Emy, pameran di luar negeri ini adalah upaya untuk mempromosikan produk unggulan di Kota Pasuruan. Saat ini pasar handycraft yang unik cukup diminati di luar kota bahkan di luar negeri. Harapannya dengan ikut pameran bisa mengenalkan dan meluaskan pasar handicraft kreatif di Kota Pasuruan.

Kendati acara pameran ini bersifat invitation, untuk tiket dan akomodasi atas biaya sendiri. Sayangnya, Disperindag enggan merinci total biaya untuk pameran ke Berlin, Jerman ini. (eka/fun)