Periksa Korban dan Saksi untuk Buru Pelaku Perampokan di Mulyorejo

KRATON – Kasus perampokan yang menimpa Endang Mursifah, 54, warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, masih terus diselidiki. Polsek Kraton, Polres Pasuruan Kota, mengaku sudah meminta keterangan korban dan saksi.

Kapolsek Kraton AKP Masroni mengaku, masih terus menyelidiki aksi perampokan yang menimpa Endang. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya juga meminta keterangan saksi dan korban.

Menurutnya, korban mengatakan, perampokan itu terjadi sekitar pukul 04.50 WIB. Yakni, ketika korban baru pulang dari berbelanja di toko perancangan di samping masjid Al Ikhlas, tak jauh dari rumahnya. Karena ada belanjaannya yang tertinggal, korban kembali ke toko untuk mengambilnya.

Saat itulah ada seorang pria yang tidak dikenal mencekik lehernya dari belakang. Belum sempat berteriak, pelaku mengeluarkan pisau dan mengancam korban. Tak lama kemudian, pelaku mengambil kalung di lehernya dan meninggalkan Endang.

“Kami juga sudah meminta keterangan dari tetangga atau warga yang menolong korban. Memang ada penuturan tentang pria yang mencurigakan di dekat rumah korban. Namun, kami tidak ingin menduga-duga. Yang jelas kami masih menyelidikinya,” ujar Masroni.

Diketahui, Sabtu (4/8), Endang Mursifah, menjadi korban rampok ketika pulang berbelaja di sebuah toko peracangan tak jauh dari rumahnya. Akibatnya, korban kehilangan kalung emas seberat 6,5 gram. Atas kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta. (riz/rud/fun)