alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Angin Kencang, Tak Halangi Angler Ikuti Lomba Mancing

KADEMANGAN – Kencangnya embusan angin tak menyurutkan langkah para angler untuk mengikuti Lomba Mancing di Kolam Bromo Fishing Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (4/8) malam. Lomba yang istiqomah digelar saban Sabtu malam itu, tetap dipenuhi pemancing yang siap menaklukkan lele yang disiapkan panitia.

Mereka mulai berdatangan ke kolam di depan kantor Jawa Pos Radar Bromo, sebelum lomba dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum dimulai mereka harus mengikuti penguindian nomor lapak. Setelah itu, baru ikan disiapkan untuk dimasukkan ke kolam. Meski harus nyebur kolam, anak buah kolam yang bertugas memasukkan ikan seakan tak meras kedinginan. Ini dilakukan sebagai bentuk profesionalisme panitia.

Angin malam memang teras dingin. Namun, semangat para angler membuat suasana seakan terasa hangat. “Memang seperti ini, pemancing itu tidak kenal dingin atau panas. Semunya diterjang untuk hobi dan kesenangan,” ujar Panitia Lomba Mancing, Giyanto.

Menurutnya, udara dingin tidak menghalangi para pemancing untuk datang. Meski diterpa angin kencang, dua kali lomba tetap ful. “Alhamdulillah tidak menjadi penghalang. Setiap kali lomba selalu ful,” ujarnya.

Di akhir acara, diketahui lomba dimenangkan oleh pemancing di lapak nomor 79 atas nama Alvin, sebagai jura pertama. Dia berhasil mendapatkan seekor ikan seberat 3,525 kilogram. Juara dua lapak 103 atas nama Luki (berat ikan 2,561 kilogram), juara tiga lapak 11 atas nama Sesek (berat ikan 2,010 kilogram), dan juara empat lapak 36 atas nama Latif (berat ikan 1,559 kilogram. (sid/rud/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencairan DBHCHT di Kab Pasuruan Tersisa Rp 36 Miliar  

Sampai akhir Oktober ini, DBHCHT yang sudah masuk ke kabupaten setempat mencapai Rp 146 Miliar.

Muncul Banyak Pedagang Dadakan, Satpol PP Belum Bisa Usir Paksa

Mendekati Maulid Nabi, jumlah pedagang semakin banyak. Bahkan, tak sedikit yang lapaknya memakan bahu jalan dan membuat tenda semi permanen.

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

Korban menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun.

Pura-pura Bertamu Lalu Curi Uang, Pelakunya Wanita Berpakaian Muslimah

Usia pelakudiperkirakan 30 sampai 40 tahun, fisiknya gemuk dengan make up wajah tebal dan berpakaian muslimah warna merah

Rencana Normalisasi Kalimati; Sosialisasikan Uang Pengganti Rumah

Penggusuran memang menjadi pilihan saat program normalisasi Kalimati atau Bangiltak direalisasikan. Tapi, hal itu tidak akan dilakukan serta merta tanpa solusi bagi warga.